Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memacu realisasi program unggulan Sekolah Rakyat. Guna memastikan proyek ini berjalan transparan dan tepat waktu, Dinas Sosial, P3A, dan PMD Sulbar menggelar pertemuan strategis bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Selasa (24/2/2026).
Langkah kolaboratif ini merupakan komitmen nyata dalam mendukung misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan kompetitif.
Progres Lapangan: Penyiapan Lahan Sedang Berlangsung
Rombongan yang dipimpin perwakilan BPKP dan Kementerian PU disambut langsung oleh Kadinsos P3A & PMD Sulbar, Darmawati. Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat kini telah memasuki tahap awal pekerjaan lapangan.
“Saat ini progres di lapangan sudah masuk tahap pembersihan (land clearing), penimbunan, serta perataan lahan. Kunjungan BPKP dan Kementerian PU ini sangat penting sebagai bentuk penguatan pengawasan agar seluruh tahapan konstruksi nantinya berjalan sesuai standar teknis dan regulasi yang berlaku,” jelas Darmawati.
Instrumen Pengentasan Kemiskinan melalui Pendidikan
Darmawati menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar proyek pembangunan gedung fisik, melainkan instrumen strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan di Sulawesi Barat. Dengan akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat kurang mampu, kualitas SDM daerah diharapkan meningkat secara signifikan.
“Koordinasi lintas sektor adalah kunci. Kami terus memastikan sinkronisasi antara perencanaan anggaran, pengawasan teknis, dan pelaksanaan di lapangan berjalan optimal agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Dukungan Lintas Instansi
Pertemuan produktif ini juga dihadiri oleh Plt. Kabid Dayasos dan Penanggulangan Kemiskinan Andi Muhammad Yasin, Pejabat Eselon III Idham Halik, serta Perencana Dinsos P3A PMD Sulbar Mahyuddin.
Dengan dukungan pengawasan dari BPKP dan asistensi teknis dari Kementerian PU, pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan segera memasuki tahap konstruksi utama tanpa kendala administratif, menjadikannya tonggak sejarah baru dalam pelayanan pendidikan dasar di Bumi Manakarra. (Rls)







