
Mamuju, 8enam.com.-Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, mengajak orang tua untuk proaktif dalam memantau tumbuh kembang anak di Posyandu.
Ajakan ini disampaikan setelah Pemprov Sulbar meluncurkan Gerakan Cinta Posyandu, yang bertujuan meningkatkan kehadiran balita di Posyandu hingga 100%.
Menurut data, pada Agustus 2025, tingkat kehadiran balita di Posyandu baru mencapai 68,2%, artinya masih ada lebih dari 34.000 balita yang belum terlayani. Dari data tersebut, 27,6% balita di enam kabupaten masih mengalami stunting.
Timbangan Naik Setiap Minggu : Indikator Kunci Pencegahan
Gubernur Suhardi Duka menegaskan pentingnya Posyandu sebagai garda terdepan dalam pemantauan kesehatan anak.
“Kalau kau cintai Posyandu, berarti anak-anakmu bisa sehat,” ujarnya.
Ia juga memberikan tips praktis kepada orang tua: Pastikan timbangan anak naik setiap minggu, Jika dalam satu hingga empat minggu timbangan tidak naik, itu bisa menjadi indikasi awal masalah gizi atau penyakit yang berisiko menyebabkan stunting.
Melalui Gerakan Cinta Posyandu, ia berharap lebih dari 2.100 Posyandu di Sulbar dapat berfungsi secara optimal sebagai pusat layanan kesehatan yang terintegrasi.
Hal ini sejalan dengan visi “Sulbar Maju dan Sejahtera” untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, serta menekan angka stunting di daerah. (Rls)







