Mamasa, 8enam.com.-Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat meninjau langsung jalannya seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Mamasa tahun 2026, Rabu (08/04/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses rekrutmen berjalan objektif dan transparan, sekaligus menjaring pemuda-pemudi terbaik yang akan mengemban amanah pada peringatan HUT RI ke-81 mendatang.
Bukan Sekadar Fisik, Fokus pada Ideologi
Mewakili Kepala Badan Kesbangpol Sulbar, Kabid Bina Ideologi & Wasbang, Hj. Tenri Asyahna, menegaskan bahwa menjadi Paskibraka bukan hanya soal ketangkasan baris-berbaris. Program ini merupakan bagian dari visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas.
“Kita tidak hanya mencari calon Paskibraka yang unggul secara fisik. Lebih dari itu, kita sedang berupaya melahirkan calon-calon pemimpin bangsa yang memiliki karakter Pancasila. Mereka harus menjadi teladan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air,” tegas Hj. Tenri di sela-sela peninjauan seleksi.
Ketatan Persaingan: Dari 205 Pendaftar Menuju 71 Terpilih
Antusiasme pelajar di Kabupaten Mamasa tergolong sangat tinggi. Sejak pendaftaran dibuka pada Maret lalu, tercatat sebanyak 205 pendaftar mengikuti proses awal. Hingga memasuki tahap seleksi kesehatan pada Rabu ini, sebanyak 127 peserta dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan ke tahap seleksi parade.
Target akhir dari seleksi ini adalah menetapkan 71 peserta terbaik untuk tingkat Kabupaten Mamasa (36 putra dan 35 putri). Selain itu, tim seleksi juga menyiapkan 15 kandidat unggulan yang akan diusulkan untuk bersaing di tingkat Provinsi Sulawesi Barat.
Proses Transparan dan Akuntabel
Secara terpisah, Kepala Badan Kesbangpol Sulbar, Darwis Damir, mengapresiasi kinerja jajaran Kesbangpol Kabupaten Mamasa yang telah mengelola tahapan seleksi secara profesional.
- Lokasi Seleksi: Tersebar di beberapa titik strategis seperti Kantor Kesbangpol, SMK 1 & 2 Mamasa, hingga Lapangan Kodim 1428 Mamasa.
- Tahapan: Meliputi seleksi administrasi, pengukuran postur, kesehatan, parade, hingga wawasan kebangsaan.
- Kondisi Lapangan: Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
Melalui pembinaan Paskibraka yang ketat ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap para alumni Paskibraka nantinya tidak hanya sukses saat bertugas di lapangan upacara, tetapi juga menjadi motor penggerak nilai-nilai Pancasila di lingkungan sekolah dan masyarakat masing-masing.
Editor: Ammar







