Example 300250
DaerahMamuju

Momen Haru di Forum RKPD 2027 : Gubernur Suhardi Duka Ajak Teladani Integritas Almarhum Salim S. Mengga

×

Momen Haru di Forum RKPD 2027 : Gubernur Suhardi Duka Ajak Teladani Integritas Almarhum Salim S. Mengga

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Suasana khidmat menyelimuti pembukaan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Ballroom Andi Depu, Senin (9/2/2026). Di tengah agenda strategis daerah tersebut, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), mengajak seluruh hadirin mengenang sosok almarhum Wakil Gubernur Sulbar, Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga.

​Tepat hari ini, Senin 9 Februari 2026, merupakan 10 hari wafatnya Sang Jenderal yang dikenal sebagai tokoh pejuang integritas Sulawesi Barat. Almarhum menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu pagi, 31 Januari 2026, di RS Siloam Makassar.

Integritas sebagai Warisan Terbesar

​Dalam sambutannya, Gubernur SDK menyampaikan bahwa semangat pengabdian almarhum tidak boleh pudar. Ia meminta seluruh abdi negara menjadikan forum perencanaan pembangunan ini sebagai ladang amal ibadah dengan bekerja secara jujur dan tulus.

​“Kita masih dalam suasana berduka, 10 hari wafatnya orang tua kita, sahabat kita, pemimpin kita, Bapak Wakil Gubernur Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga. Mari kita ambil pelajaran dari beliau, kita contoh yang baik tentang kejujuran dan integritasnya,” ujar Suhardi Duka dengan nada emosional.

Semangat Pengabdian yang Tak Padam

​Meskipun Sulawesi Barat kehilangan salah satu putra terbaiknya secara fisik, Gubernur meyakini bahwa nilai-nilai pengabdian dan dedikasi yang selama ini ditanamkan almarhum tetap hidup dalam sanubari setiap jajaran pemerintah daerah.

​“Walaupun beliau tidak hadir bersama kita, jiwa dan semangatnya tetap bersama-sama dengan kita. Beliau akan tersenyum di sana jika melihat kita semua terus bekerja keras membangun daerah ini dengan jujur,” tambah SDK.

Menyusun Masa Depan dengan Spirit Kebersamaan

​Gubernur menekankan bahwa penyusunan RKPD 2027 harus mencerminkan visi bersama yang telah dibangun sejak awal masa kepemimpinan mereka. Integritas yang dicontohkan almarhum harus menjadi landasan dalam setiap perumusan kebijakan pembangunan agar hasilnya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Sulawesi Barat.

​Momen ini menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan tentang warisan nilai dan karakter yang ditinggalkan untuk generasi mendatang. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *