Mamuju, 8enam.com.-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat barisan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih. Kepala DPMPTSP Sulbar, Kain Lotong Sembe, memimpin rapat strategis guna membahas perubahan struktur tim kerja serta percepatan pemenuhan bukti duk (evidence) Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Zona Integritas, Kamis (26/3/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat kantor DPMPTSP ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas, para Pejabat Fungsional Ahli Madya dan Muda, Penata Perizinan, serta seluruh staf terkait.
Struktur Baru untuk Birokrasi yang Responsif
Perubahan tim kerja ini dirancang untuk menciptakan pola kerja yang lebih sistematis dan lincah dalam merespons tuntutan pelayanan publik. Penataan ulang personel dilakukan agar setiap sub-bagian mampu memenuhi indikator penilaian Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Kepala DPMPTSP Sulbar, Kain Lotong Sembe, menegaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dalam membangun birokrasi yang akuntabel dan transparan di Tanah Malaqbi.
”Sinergi antar seluruh unsur di lingkup DPMPTSP adalah kunci utama. Perubahan tim kerja ini bukan sekadar rotasi, melainkan upaya meningkatkan efektivitas kinerja agar pemenuhan evidence LKE yang menjadi indikator penting penilaian dapat tercapai secara optimal,” tegas Kain Lotong.
Target Pelayanan Bersih dan Berintegritas
Dalam arahannya, Kain Lotong meminta seluruh pegawai bekerja secara terukur dalam menyusun dokumen pendukung. Kesiapan data administrasi yang valid menjadi bukti nyata bahwa proses perizinan dan penanaman modal di Sulawesi Barat berjalan tanpa celah penyimpangan.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas fungsi antara penata perizinan dan perencana agar target Zona Integritas bukan sekadar formalitas, melainkan budaya kerja yang mendarah daging. “Kita harus bekerja saling mendukung agar pelayanan publik yang bersih benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para investor dan masyarakat,” tambahnya.
Optimisme Meraih Predikat WBK
Melalui penguatan koordinasi ini, DPMPTSP Sulbar optimistis dapat melengkapi seluruh persyaratan teknis yang dibutuhkan dalam evaluasi nasional. Keberhasilan meraih Zona Integritas diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan pelaku usaha untuk menanamkan modalnya di Sulawesi Barat, sekaligus memperkuat iklim investasi daerah yang sehat. (Rls)







