Example 300250
DaerahMamuju

Menuju Rapim Terarah, Bapenda Sulbar Satukan Strategi Penguatan Pendapatan Asli Daerah 2026

×

Menuju Rapim Terarah, Bapenda Sulbar Satukan Strategi Penguatan Pendapatan Asli Daerah 2026

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat mematangkan persiapan menjelang Rapat Pimpinan (Rapim) sektor pendapatan. Melalui rapat internal yang digelar di Kantor Bapenda Sulbar, Rabu (14/01/2026), instansi ini melakukan konsolidasi guna menyatukan strategi penguatan fiskal daerah.

​Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bapenda dalam mendukung misi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM), khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta memastikan ketersediaan anggaran untuk pelayanan dasar yang merata.

Konsolidasi Internal untuk Kebijakan Terukur

​Rapat yang dipimpin oleh Plt. Sekretaris Bapenda Sulbar, Fahri Yusuf, mengusung tema “Menuju Rapim Terarah, Bapenda Sulbar Satukan Strategi Pendapatan Daerah”. Fokus utama diskusi adalah memastikan bahan paparan pada Rapim nanti memiliki basis data yang kuat dan kebijakan yang aplikatif.

​“Kita ingin Rapim bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang strategis untuk melahirkan kebijakan yang berdampak langsung terhadap optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Semua bidang harus selaras dalam memandang potensi dan tantangan pendapatan kita ke depan,” tegas Fahri Yusuf.

Evaluasi dan Inovasi Teknologi Informasi

​Dalam pertemuan tersebut, para Kepala Bidang membahas sejumlah isu krusial yang akan dibawa ke meja pimpinan daerah, di antaranya:

  • Evaluasi Capaian: Meninjau realisasi pendapatan periode sebelumnya sebagai dasar target tahun 2026.
  • Potensi Baru: Identifikasi sumber-sumber pendapatan daerah yang belum tergarap maksimal.
  • Digitalisasi Pendapatan: Pemanfaatan teknologi informasi untuk mempermudah masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi.
  • Pengawasan Ketat: Memperkuat fungsi pengawasan guna meminimalkan kebocoran pendapatan.

Komitmen Peningkatan PAD Berkelanjutan

​Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, secara terpisah menegaskan bahwa kesiapan bahan yang matang adalah kunci dalam menyusun arah kebijakan pendapatan daerah.

​“Rapim adalah forum strategis untuk menyatukan langkah. Saya berharap seluruh jajaran menghadirkan gagasan konstruktif agar rekomendasi kebijakan yang dihasilkan mampu mendorong peningkatan PAD secara berkelanjutan bagi pembangunan Sulawesi Barat,” ujar Abdul Wahab.

​Melalui persiapan yang sistematis ini, Bapenda Sulbar optimis dapat menghadirkan skema pendapatan yang lebih modern dan transparan, sekaligus memperkuat kemandirian fiskal provinsi di tahun 2026. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *