
Mamuju, 8enam.com.-Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat melakukan langkah nyata dalam mendukung transformasi sistem kepegawaian daerah. Seluruh jajaran ASN Biro Pemkesra mengikuti sosialisasi intensif mengenai Manajemen Talenta ASN yang dibawakan oleh tim BKPSDM Sulbar, Kamis (08/01/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Biro Pemkesra ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai sistem merit, di mana penempatan jabatan dan pengembangan karier ASN ke depan akan sepenuhnya berbasis pada kompetensi, potensi, dan rekam jejak kinerja yang objektif.
Instrumen Strategis untuk Transparansi Karier
Dalam sosialisasi tersebut, dipaparkan berbagai mekanisme terbaru, mulai dari proses pemetaan talenta (talent mapping), penilaian kompetensi, hingga cara sistem digital memanfaatkan data tersebut untuk pengambilan keputusan kepegawaian. Dengan sistem ini, promosi dan mutasi tidak lagi bersifat subjektif, melainkan melalui data yang transparan dan terukur.
Para peserta dari pejabat hingga staf mengikuti sesi diskusi dengan antusias, menanyakan teknis implementasi manajemen talenta dalam mendukung tugas harian organisasi, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sesuai Visi SDK-JSM : Pemerintahan yang Efektif
Di tempat terpisah, Plt. Kepala Biro Pemkesra, Murdanil, menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta ini adalah mandat langsung dari Visi dan Misi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM).
“Penerapan manajemen talenta ini sangat sejalan dengan visi pimpinan untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif dan akuntabel. Kami ingin mengoptimalkan potensi setiap pegawai secara lebih terarah agar kinerja organisasi meningkat tajam,” ujar Murdanil.
Membangun Aparatur yang Adaptif
Murdanil berharap, dengan pemahaman yang baik mengenai manajemen talenta, ASN di lingkup Pemkesra akan lebih termotivasi untuk meningkatkan kapasitas diri dan berinovasi. Sistem ini memberikan kepastian bahwa setiap prestasi akan dihargai dengan pengembangan karier yang sesuai.
“Upaya ini adalah komitmen Pemprov Sulbar untuk membangun SDM aparatur yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Hanya dengan aparatur yang unggul, kita bisa mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. (Rls)







