Mamasa, 8enam.com.-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat terus membuktikan efektivitas strategi jemput bola dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Melalui layanan Samsat Keliling (SAMKEL) door to door, UPTD Pelayanan Pajak Daerah (PPD) Mamasa berhasil membukukan penerimaan sebesar Rp12.760.000 hanya dalam satu hari giat operasional, Rabu (21/01/2026).
Langkah proaktif ini merupakan implementasi misi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) dalam menghadirkan pelayanan dasar yang merata, berkualitas, sekaligus memperkuat tata kelola keuangan yang akuntabel.
Jangkau Wajib Pajak di Lokasi Terdekat
Dalam kegiatan tersebut, petugas SAMKEL UPTD PPD Mamasa memberikan layanan langsung kepada wajib pajak, termasuk memproses administrasi tiga unit kendaraan roda empat (R4). Strategi door to door ini sengaja digalakkan untuk membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu atau jarak tempuh menuju kantor Samsat induk.
Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi personel di lapangan. Ia menegaskan bahwa inovasi pelayanan aktif adalah kunci dalam mengejar target pendapatan daerah tahun 2026.
“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh personel UPTD di kabupaten. Kita memiliki target yang jelas, dan kinerja diukur dari capaian tersebut. Semakin baik inovasi dalam penagihan, maka semakin baik pula kinerjanya,” ujar Abdul Wahab.
Transformasi Pelayanan yang Adaptif
Abdul Wahab menambahkan, keberhasilan di Mamasa ini akan menjadi motivasi bagi UPTD lain di seluruh Sulawesi Barat untuk terus berinovasi. Bapenda Sulbar berkomitmen melakukan transformasi pelayanan publik yang lebih profesional dan berorientasi pada kemudahan masyarakat.
Dengan pendekatan yang lebih persuasif dan memudahkan ini, tingkat kepatuhan wajib pajak diharapkan terus meningkat, sehingga kemandirian fiskal Sulawesi Barat dapat terwujud untuk mendanai berbagai program pembangunan daerah. (Rls)







