Selasa , Februari 25 2020
Home / Daerah / Lahirkan Nelayan Profesional, DKP Sulbar Gelar Sertifikasi Bagi Awak Kapal

Lahirkan Nelayan Profesional, DKP Sulbar Gelar Sertifikasi Bagi Awak Kapal

Mamuju, 8enam.com.-Untuk melahirkan nelayan profesional, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulbar menggelar kegiatan sertifikasi bagi awak kapal perikanan.

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat kantor DKP Sulbar, Kamis (13/2/2020). Kegiatan tersebut dibuka langsung Oleh Plt. kepala Bidang Perikanan Tangkap dan P3K DKP Sulbar.

Ditemui usai menggelar kegiatan Sertifikasi, Plt Kabid Perikanan Tangkap, Wawan Jurwanto kepada Media ini mengatakan bahwa, tujuan sertifikasi ini adalah untuk edukasi dan kompetensi kepada nelayan.

“Dalam edukasi ini ada beberapa tehnik-teknik yang harus di perhatikan, yang pertama adalah cara menangkap ikan dengan baik dan benar, kemudian yang kedua adalah sanitasi heginitas diatas kapal,kemudian teknik penanganan ikan, proses menyimpan ikan, serta cara membongkar ikan hingga ke pelabuhan,” kata Wawan.

Selain itu Wawan juga katakan bahwa Sulbar ini diancang-ancang untuk pengekspor, jadi setiap awak kapal itu harus memahami ini. Sehingga ikan-ikan nantinya tidak reject lagi di pasaran.

“Jadi tentunya nelayan kita harus mengetahui cara menjaga kualitas ikan yang mereka tangkap, apalagi kalau memang kita sudah punya SKPPI kemudian SKPI, dan SKH IPI,” ucapnya.

Nah berawal dari kegiatan ini kata wawan, pihaknya akan terbitkan SKPI untuk mendapatkan sertifikat CPIB, jadi ini akan berlanjut terus menerus sehingga nelayan Sulbar betul-betul teredukasi dan punya juga nilai kompetensi sehingga menjadi nelayan-nelayan profesional seperti itu.

“Jadi kami fokuskan semua penerimah bantuan, yang sudah mendapatkan bantuan, yang tahun kemarin atau kawan-kawan nelayan yang sempat hadir pada hari ini, kita adakan sertifikat, terbitkan sertifikatnya pada kegiatan ini setelah mereka mendapat materi dari narasumber,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa untuk langkah awal pihaknya akan mengsertifikasi 40 sampai 50 orang nelayan dan akan berlanjut lagi mungkin lebih daripada itu.

Sekedar di ketahui Sulbar adalah provinsi pertama yang melakukan kegiatan sertifikasi bagi awak kapal perikanan. (edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *