Example 300250
DaerahMamuju

Kuatnya Umat, Kuatnya Bangsa : Gubernur Suhardi Duka Ajak Hidayatullah Sulbar Perkuat Pendidikan Agama dan Ekonomi

×

Kuatnya Umat, Kuatnya Bangsa : Gubernur Suhardi Duka Ajak Hidayatullah Sulbar Perkuat Pendidikan Agama dan Ekonomi

Sebarkan artikel ini


Mamuju, 8enam.com.-Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) IV Hidayatullah Sulawesi Barat yang digelar di Asrama Haji, Senin, 24 November 2025. Kehadiran Gubernur menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi masyarakat (Ormas) Islam dalam mendorong pembangunan yang holistik.

Acara Muswil ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kakanwil Kemenag Sulbar Ustadz Adnan Nota, Plt Karo Pemkesra Sulbar Murdanil, perwakilan Polda dan Kejaksaan Tinggi, Ketua Hidayatullah Sulbar H. Mardhatillah, serta Tenaga Ahli Gubernur.

Dalam sambutannya, Suhardi Duka menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas peranan yang telah diberikan Hidayatullah di seluruh kabupaten di Sulbar. Ia secara eksplisit mengharapkan semua lembaga keagamaan dapat memberikan dukungan penuh kepada pemerintah.

“Tidak ada pemerintah yang bisa berdiri sendiri dan sukses sendirian. Kami siap berkolaborasi dengan Hidayatullah,” tegas SDK.

Gubernur menekankan bahwa peran Hidayatullah tidak hanya sebatas memberikan pendidikan agama, tetapi juga turut serta dalam pendidikan ekonomi.

“Salah satu yang dibutuhkan kepada Hidayatullah adalah memberikan pendidikan agama, tapi memberikan juga pendidikan ekonomi. Karena saya lihat badan usahanya Hidayatullah juga cukup banyak. Ini semua sukses bersama kalau kita berjalan di alur-alur positif yang menjadi harapan masyarakat,” harapnya.

Lebih lanjut, SDK menyampaikan pandangan strategisnya tentang peran umat Islam di Indonesia. Menurutnya, kuatnya umat Islam menjadi kekuatan inti bangsa.

“Jadi tanggung jawab kita bersama untuk menjadikan umat kekuatan yang menyatu, meski berbeda organisasi seperti NU, Muhammadiyah, hingga Hidayatullah,” ujar Suhardi Duka.

Menanggapi ajakan kolaborasi, Wakil Ketua DPP Hidayatullah, Wahyu Rahman, memaparkan luasnya jangkauan organisasi tersebut. Jaringan Hidayatullah kini telah mencakup 38 provinsi dan 428 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota, serta memiliki 400 pesantren, 351 sekolah, dan sembilan perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Wahyu Rahman juga menyoroti sektor ekonomi Hidayatullah, yang mencakup perkebunan (sekitar 100 hektare), pertanian, dan koperasi, menegaskan kesiapan mereka untuk bersinergi dengan pemerintah.

“Kami hadir dalam rangka bersinergi dengan semua komponen dan siap diterima di manapun itu,” tandas Wahyu Rahman, menggarisbawahi komitmen organisasi untuk pembangunan daerah. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *