Minggu , Agustus 31 2025
Home / Daerah / Kerjasama Dengan Perdami, RSUD Mateng Gelar Baksos Operasi Katarak Gratis

Kerjasama Dengan Perdami, RSUD Mateng Gelar Baksos Operasi Katarak Gratis

 

Mateng, 8enam.com.-Bekerjasama dengan Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami) cabang Sulsel, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) gelar Bakti Sosial (Baksos) operasi katarak geratis, Senin (11/12/2017).

Bsksos yang di laksanakan hingga Selasa (12/12/2017) ini dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) ke 5 tanggal 14 Desember 2017, dengan mengangkat tema, Mateng bebas katarak demi menatap masa depan yang lebih baik.

Tidak tanggung-tanggung, 8 orang dokter ahli mata dan dibantu 2 orang perawat ahli di datangkan dari Makassar, serta dibantu tim dari ruang Operasi RSUD Mateng. Jumlah pendaftar operasi katarak ini sebanyak 352 orang, tetapi yang mendaftar ulang sebanyak 308 orang. Dan dari 308 orang, sebanyak 269 orang yang mengikuti kegiatan sekrining. Dan dari 269 itu, yang siap di operasi sebanyak 56 orang.

Wakil Bupati Mateng, H. Muh. Amin Jasa menyampaikan, karena begitu pentingnya kesehatan, sehingga Pemerintah dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Mateng menempatkan kesehatan di posisi kedua setelah infrastruktur dasar, dalam misi Bupati dan Wakik Bupati Mateng.

“Begitu pentingnya Kesehatan sehingga kami tempatkan di posisi kedua dalam misi Bupati dan Wakil Bupati Mateng setelah infrastruktur dasar,” ujar H. Muh. Amin Jasa.

Dia katakan, pihaknya mendukung kegiatan Baksos operasi katarak, dengan harapan kedepan bukan hanya operasi katarak saja, termasuk dengan penyakit yang lain, karena di Mateng bukan hanya penyakit katarak saja.

“Pada intinya, pemerintah akan mendukung setiap program yang di ajukan oleh RSUD dan Dinkes, dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat. Kalau masyarakat tidak sehat, berarti visi dan misi kami tidak berhasil. Dan itu kami harus tuntaskan dimasa jabatan kami 3 tahun kedepan,” ungkapnya.

Pihaknya berjanji akan memberikan perhstian penuh pada bidang kesehatan sehingga masyarakat bisa hidup sehat. Kalau sehat berarti sudah menuju kesejahteraan, tapi kalau masyarakat tidak sehat, berarti tidak sejahtera. (Ysn Hms/Ra)

Check Also

Tanggapi Aksi Brutal Polis Saat Aksi Demo 29 Agustus,i Jaringan Perempuan Pembela HAM Layangkan 4 Poin Pernyataan Sikap

Mamuju, 8enam.com.-Kematian Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang sedang bekerja pada 28 Agustus 2025, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *