Mamuju, 8enam.com.-Guna memastikan seluruh program strategis daerah berjalan searah, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda, Senin (26/01/2026) ini, menjadi ajang konsolidasi untuk mengeksekusi visi pembangunan Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) secara terintegrasi.
Rakor ini dihadiri oleh jajaran pejabat strategis, mulai dari Asisten Administrasi Umum, Kepala BKPSDM, Bapperida, BPKAD, Kesbangpol, hingga para Kepala Dinas dan Biro terkait.
Efektivitas Pelayanan Publik Jadi Penekanan Utama
Dalam forum tersebut, Sekda Junda Maulana menegaskan bahwa kolaborasi antar-OPD adalah kunci utama dalam memberikan hasil nyata bagi masyarakat. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk meninggalkan pola kerja ego-sektoral dan beralih ke langkah kerja yang lebih responsif serta berorientasi pada hasil (outcome based).
“Sinergi lintas sektor sangat penting agar setiap kebijakan yang diambil selaras dengan arah kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur. Kita harus memastikan pelayanan publik tidak hanya berjalan rutin, tapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tegas Junda Maulana.
Pemkesra Siap Kawal Program Inklusif
Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar, Murdanil, yang hadir dalam rakor tersebut, menyatakan kesiapan instansinya untuk menjadi motor penggerak urusan pemerintahan dan kesejahteraan rakyat yang inklusif. Menurutnya, Biro Pemkesra akan fokus pada penyinergian program-program yang bersentuhan langsung dengan aspek sosial kemasyarakatan.
“Biro Pemkesra siap mengawal dan menyinergikan program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan semangat Pancadaya. Kami mendorong prinsip pelayanan yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan,” ujar Murdanil usai kegiatan.
Sinkronisasi Menuju Prioritas Daerah
Koordinasi ini dinilai sebagai ruang strategis untuk memastikan program-program dari berbagai dinas tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan membentuk satu kesatuan langkah menuju prioritas pembangunan Sulawesi Barat di tahun 2026.
Melalui komitmen ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat optimis bahwa setiap tantangan pembangunan dapat diatasi melalui kerja sama tim yang solid, demi mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera. (Rls)







