Example 300250
DaerahMamuju

Kawal Investasi Berwawasan Lingkungan, DLHK Sulbar Bedah Dokumen UKL-UPL Tambang PT Embrio Internasional Indonesia

×

Kawal Investasi Berwawasan Lingkungan, DLHK Sulbar Bedah Dokumen UKL-UPL Tambang PT Embrio Internasional Indonesia

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) berkomitmen memastikan setiap aktivitas industri di daerah tetap mengedepankan prinsip kelestarian alam. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Pemeriksaan Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) PT. Embrio Internasional Indonesia di Hotel Marannu, Mamuju, Rabu (08/04/2026).

​Rapat ini membahas rencana kegiatan pertambangan batuan yang berlokasi di Desa Bambakoro, Kecamatan Lariang, Kabupaten Pasangkayu, guna memastikan seluruh aspek perlindungan lingkungan telah terpenuhi sebelum operasional dimulai.

Libatkan Tenaga Ahli Multidisiplin

​Pembahasan dokumen lingkungan ini dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan pakar di bidangnya. Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan dari Dinas ESDM, DPMPTSP, UPTD KPH Pasangkayu, hingga instansi teknis terkait dari Kabupaten Pasangkayu.

​Tak hanya dari unsur birokrasi, rapat koordinasi yang dipimpin oleh Kepala Bidang Penataan dan Penaatan PPLH DLHK Sulbar, Andi Alffianti, juga menghadirkan tenaga ahli dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari ahli biologi, kimia, geologi, kesehatan masyarakat, hingga pakar sosial ekonomi.

Penyempurnaan Melalui Masukan Konstruktif

​Kepala DLHK Provinsi Sulawesi Barat, Zulkifli Manggazali, menekankan bahwa proses pemeriksaan dokumen melalui sistem Amdalnet ini merupakan tahapan vital untuk menjamin kegiatan usaha berjalan sesuai regulasi dan prinsip pembangunan berkelanjutan.

​“Melalui forum ini, kami ingin memastikan dokumen UKL-UPL yang disusun benar-benar berkualitas dan implementatif. Dokumen ini harus mampu meminimalisir dampak lingkungan yang mungkin timbul di lapangan nantinya,” tegas Zulkifli.

Sinergi untuk Pembangunan Berkelanjutan

​Langkah ketat dalam pengawasan lingkungan ini selaras dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah tanpa mengesampingkan aspek wawasan lingkungan. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar investasi yang masuk ke Bumi Manakarra membawa manfaat ekonomi sekaligus menjaga ekosistem.

​Pihak PT. Embrio Internasional Indonesia selaku pemrakarsa juga telah memaparkan rencana kegiatannya dan menerima berbagai masukan teknis sebagai bahan penyempurnaan dokumen.

​Dengan terlaksananya verifikasi ini, DLHK Sulbar berharap PT. Embrio Internasional Indonesia dapat menjalankan usahanya dengan standar lingkungan yang tinggi, sehingga menjadi dasar kuat bagi terciptanya tata kelola pertambangan yang bertanggung jawab di Provinsi Sulawesi Barat.

Editor: Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *