Mamuju, 8enam.com.-Untuk memestikan keamanan warga papua yang ada di Sulbar, Kapolda Sulbar Brigjen Pol. Baharudin Djafar mengundang para warga Papua untuk bersilaturahim di ruang kerja Kapolda Sabtu (7/9/2019) kemarin.
Menurut Kapolda Sulbar, kerusuhan yang terjadi di Papua awalnya terkendali dengan baik, namun karena berita-berita hoax yang menyebar begitu cepat membuat suasana semakin memanas.
“Untuk itu, Polri saat ini berupaya untuk meminimalisir segala kemungkinan terjadinya kembali komplik,” tutur Kapolda.
Dalam kegiatan silaturahmi tersebut Kapolda meyakinkan para warga Papua bahwa keberadaannya di Suawesi Barat (Sulbar) dijamin aman.
“Kita semua ini bersaudara tanpa ada batasan baik itu ras, budaya, suku dan terpenting adalah kita semua punya hak sama yaitu merasakan aman,” tutur Kapolda.
“Untuk itu, Kapolda mengharapkan agar para warga Papua saling menyakinkan bertukar kabar bahwa keamanan kita di Sulbar dijamin dengan baik,” sambung Kapolda.
Sementara itu, warga papua yang dituakan dalam kegiatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Sulbar beserta Jajarannya dan Pemerintah atas perlakuan baik selama di Sulbar.
“Selama kami berada di Sulbar baik itu untuk menimbah ilmu, bekerja, berdagang dan sebagainya belum pernah mendapat perlakuan buruk dari warga Sulbar, kami hidup rukun dan cukup akrab,” tuturnya.
“Kita adalah sama-sama anak ibu pertiwi, pelangi itu indah karena bermacam-macam warna,” ujarnya lagi.
Sementara Kabid Humas AKBP Hj. Mashura menyebutkan bahwa persoalan yang terjadi di Papua hanyalah provokasi yang menyebar di dunia maya, sehingga berujung kerusuhan.
“Namun saat ini kondisi tersebut sudah mulai dikendalikan setelah fakta membuktikan bahwa warga Papua dan dari ras maupun suku apapun hidup rukun berdampingan, karena kamilah yang mewarnai Indonesia tercinta,” tutur Kabid Humas Akbp. Hj. Mashura. (HPS)