Example 300250
DaerahMamuju

Kadis DKP Sulbar Tata Personil PPPK Paruh Waktu: Berbasis Kompetensi, Fokus Perkuat Balabalakang dan Budidaya Nila

×

Kadis DKP Sulbar Tata Personil PPPK Paruh Waktu: Berbasis Kompetensi, Fokus Perkuat Balabalakang dan Budidaya Nila

Sebarkan artikel ini


Mamuju, 8enam.com.-Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan langkah strategis dalam penguatan tata kelola Sumber Daya Manusia (SDM). Kepala DKP Sulbar, Suyuti Marzuki, memimpin langsung rapat penataan personil Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK-PW) secara hybrid, Kamis (08/01/2026).

Langkah penataan ini bertujuan untuk memastikan setiap pegawai ditempatkan pada posisi yang tepat guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor kelautan dan perikanan.

Penempatan Berbasis Bidang Keilmuan

Suyuti Marzuki menegaskan bahwa penataan personil PPPK-PW dilakukan secara objektif dan terencana. Fokus penempatan kali ini diarahkan pada dua area prioritas:

Unit Pembenihan Rakyat (UPR): Penguatan tenaga teknis untuk mendukung budidaya ikan nila sebagai salah satu komoditas unggulan daerah.

UPTD Balabalakang: Pengisian formasi staf di wilayah kepulauan strategis untuk memperkuat layanan teknis dan administrasi bagi masyarakat pesisir.

“Penempatan ini bukan sekadar mengisi kebutuhan, tetapi memastikan setiap personil berada pada posisi yang tepat sesuai kompetensi keilmuannya agar kontribusi bagi masyarakat maksimal,” tegas Suyuti.

Disiplin dan Struktur Baru

Sekretaris DKP Sulbar, Oktorio Abraham Saragih, menambahkan bahwa struktur organisasi baru tengah disusun melalui koordinasi intensif dengan para Kepala Bidang dan UPTD. Ia menuntut peningkatan kedisiplinan dan etos kerja sebagai bagian dari perbaikan mutu pelayanan publik.

Hal ini sejalan dengan visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) dalam membangun sektor kelautan yang inklusif, berkelanjutan, dan didukung oleh birokrasi yang profesional.

Pesan Pengabdian : “Status Paruh Waktu Bukan Alasan Bekerja Setengah Hati”

Di akhir rapat, Suyuti Marzuki memberikan motivasi mendalam bagi seluruh PPPK-PW agar menjaga integritas meskipun berstatus paruh waktu.

“Status paruh waktu bukan alasan untuk bekerja setengah hati. Justru dari keterbatasan itulah kita diuji seberapa besar komitmen dan integritas kita kepada negara. Bekerjalah dengan niat yang lurus, karena kinerja baik hari ini adalah pintu kepercayaan di masa depan,” pungkasnya.

Dengan penataan ini, DKP Sulbar optimistis dapat menghadirkan agen perubahan yang adaptif dan berdaya saing dalam mengawal potensi kelautan Sulawesi Barat. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *