Example 300250
DaerahMamuju

Jelang NATARU, Pemprov Sulbar Gelar Pasar Murah di Gereja Santa Maria, Komisi IV DPR RI Janjikan Tambah Kuota GPM

×

Jelang NATARU, Pemprov Sulbar Gelar Pasar Murah di Gereja Santa Maria, Komisi IV DPR RI Janjikan Tambah Kuota GPM

Sebarkan artikel ini


Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) melaksanakan gerakan pangan murah (GPM) atau pasar murah di Gereja Paroki Santa Maria Mamuju, pada Jumat, 5 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

GPM ini turut dimonitoring langsung oleh Zulfikar Suhardi, Anggota DPR RI Komisi IV yang menjadi mitra Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta Anggota DPRD Mamuju Febrianto Wijaya, bersama tokoh agama dan masyarakat.

Antusiasme Tinggi dan Janji Penambahan Kuota

Zulfikar Suhardi, yang telah memonitoring GPM selama tiga hari, menyampaikan apresiasinya karena pelaksanaan berjalan lancar dan mendapatkan sambutan sangat antusias dari masyarakat.

“Masyarakat juga sangat antusias mengikuti pasar murah. Komoditi yang dijual juga sangat cepat habis, artinya masyarakat sangat membutuhkan komoditas yang dijual,” ungkap Zulfikar.

Lebih lanjut, Zulfikar berkomitmen akan memperjuangkan penambahan kuota GPM di Sulbar. Ia menargetkan kuota GPM yang tadinya 9 kali akan ditingkatkan menjadi 20 kali pelaksanaan.

Wujud Komitmen Pemprov dan Pengendalian Inflasi

Kepala Dinas Ketapang Sulbar, Abdul Waris Bestari, menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM ini sesuai harapan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

“Bagaimana momen Natal dan Tahun Baru, teman-teman Nasrani juga merasakan gerakan pasar murah,” ucap Waris.

Sementara itu, Anggota DPRD Mamuju, Febrianto Wijaya, mengapresiasi GPM sebagai implementasi asta cita dan panca daya Pemprov Sulbar, serta visi-misi “Mamuju Keren” dalam menjaga stabilitas pangan.

“Menjelang Nataru tahun ini, inflasi bisa terkendali, sebab adanya gerakan pasar murah. Ayo kita kunjungi, karena harganya murah dan bisa membantu ekonomi keluarga kita,” pesan Febrianto.

Warga setempat, Patricia, menyambut baik inisiatif ini. “Kami sebagai masyarakat sangat antusias dan berterima kasih kepada pemerintah dengan dilaksanakannya pasar murah, apalagi menjelang Nataru,” tuturnya, berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *