
Mamuju, 8enam.com.-Dalam upaya mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul sejalan dengan Misi ke-3 Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, RSUD Provinsi Sulawesi Barat menggelar Orientasi Program Pengembangan Profesional Berkelanjutan (PPB) bagi Tenaga Keperawatan.
Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas asuhan keperawatan yang berbasis bukti (Evidence-Based Practice).
Ciptakan Budaya Belajar dan Refleksi
Orientasi PPB dilaksanakan melalui dua tahap utama: Sosialisasi Pedoman Pelaksanaan pada 30 September dan Pendampingan Pelaksanaan Program pada 1-2 Oktober 2025. Tahap pendampingan ini melibatkan diskusi mendalam dengan Penanggung Jawab (PJ) Ruangan yang akan melakukan uji coba program.
“Program ini adalah investasi kita untuk kemajuan bersama,” ujar dr. Marintani Erna Dochri, Direktur RSUD Sulbar, dalam sambutan yang dibacakan oleh Kasubid PP Mutu Keperawatan, Firman Ghazali.
“Dengan terus belajar dan merefleksikan praktik terbaik, kita tidak hanya memenuhi standar profesional, tetapi juga memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien kita.”
Program PPB bertujuan menciptakan budaya pembelajaran kolaboratif dan reflektif, yang diharapkan mampu meningkatkan kemampuan klinis, kualitas manajemen asuhan, dan kepemimpinan di setiap unit keperawatan.
Tiga Pilar Utama Peningkatan Mutu
Program PPB akan berfokus pada tiga metode utama yang akan diterapkan secara rutin dan terstruktur di semua unit:
Diskusi Refleksi Kasus (DRK): Wadah untuk belajar dari pengalaman nyata, menganalisis kasus kompleks atau kegawatan, dan menghasilkan rekomendasi perbaikan.
Ronde Keperawatan (RK): Kegiatan pembelajaran langsung di samping pasien, berfokus pada analisis kondisi pasien untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik.
Kajian Jurnal (KJ): Menantang perawat untuk mencari, menganalisis, dan mempresentasikan jurnal ilmiah terbaru guna memastikan praktik keperawatan selalu mutakhir.
Meskipun sempat muncul isu penjadwalan yang padat, seluruh peserta menyambut program ini dengan antusias dan berkomitmen mencari solusi yang fleksibel tanpa mengurangi kualitas pembelajaran.
Sebagai tindak lanjut, uji coba Program PPB akan dilakukan di tiga unit pelayanan, dengan pendampingan intensif dari Subbid PP Mutu Keperawatan. Program PPB ini rencananya akan mulai diimplementasikan secara rutin dan berkelanjutan di semua unit pada tahun 2026, menuntut komitmen penuh dari seluruh tenaga keperawatan dan Direksi RSUD Sulbar. (Rls)







