Mateng, 8ebam.com.-Melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju Tenngah serahkan bantuan dana stimulan kepada penyandang disabilitas.
Penyerahan bantuan dana stimulan tersebut dirangkaikan dengan launching pameran hasil karya penyandang Disabilitas yang dipusatkan di lapangan sepak Bola Desa Tabolang, Kecamatan Topoyo Kabupaten Mateng, Kamis (8/11/2018).
Dalam sambutanya, Kepala Dinas Sosial, Hj. Asmira Djamal mengatakan pameran hasil karya penyandang Disabilitas ini adalah momentum untuk mempromosikan produk-produk lokal hasil kerajinan tangan masyarakat Mateng, khususnya penyandang disabilitas.
“Dikabupaten Mamuju Tengah, penyandang Disabilitas sebanyak 280 orang yang tersebar di lima kecamatan,” ucap Hj. Asmira.
“Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan, kesempurnaan itu hanya milik allah SWT. Olehnya itu kita tidak boleh menyepelekan keberadaan mereka (penyandang Disabilitas). Karena belum tentu mereka tidak bisa melakukan apa yang kita bisa lakukan, begitu juga belum tentu kelebihan yang mereka miliki kita miliki,” sambungnya.
Selain launching pameran hasil karya penyandang Disabilitas, Dinsos Mateng juga memberikan bantuan stimulan modal usaha kepada penyandang disabilitas sebesar Rp 5 juta satu kelompok dan masing-masing kecamatan ada dua kelompok yang kita berikan bantuan. Jadi keseluruhan ada sekitar 50 juta bantuan stimulan.
“Bantuan stimulan ini bukti perhatian kami sebagai pemerintah kepada penyandang Disabilitas. Bantuan stimulan usaha ini diharapkan menjadi langkah awal peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya penyandang disabilitas,” terangnya.
Ditemui usai launching, Hj. Asmira sampaikan, kegiatan ini tidak akan berhenti sampai disini saja, kegiatan ini akan terus berlanjut ditahun 2019.
“Kami sudah tuangkan dalam program tahun 2019, secara berkesinambungan, tidak hanya sebatas seremonial saja. Setelah diberikan bantuan modal usaha, kita akan lihat hasil karyanya untuk dikembangkan ditahun 2019 dan seterusny agar lebih membuming dimasyarakat,” ungkapnya. (one)