
Mamuju, 8enam.com.-Penipuan daring dengan modus pencatutan nama pejabat kembali meresahkan masyarakat di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Setelah sebelumnya nama Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga, menjadi sasaran, kini giliran Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sulbar, Junda Maulana, yang dicatut oleh oknum tak bertanggung jawab melalui akun palsu di media sosial Facebook.
Fenomena ini mendorong Pemerintah Provinsi Sulbar untuk mengeluarkan peringatan keras kepada publik agar lebih waspada.
Juru Bicara Pemprov Sulbar sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo SP), Muhammad Ridwan Djafar, meminta masyarakat untuk tidak mudah terpedaya oleh akun-akun yang mengatasnamakan pejabat tinggi Pemprov Sulbar, termasuk Gubernur Suhardi Duka, Wagub Salim S. Mengga, maupun Sekprov Junda Maulana.
Ridwan mengimbau agar setiap warga bersikap skeptis dan selalu melakukan pengecekan ulang terhadap kebenaran setiap informasi atau pesan yang diterima.
“Dengan adanya kejadian ini, warga diimbau untuk waspada jika mendapat chat yang mengaku sebagai pejabat Pemprov Sulbar,” kata Muhammad Ridwan, pada Kamis (4/12/2025).
Lebih lanjut, Ridwan menegaskan bahwa akun pribadi milik Sekprov Sulbar yang resmi hanyalah yang memiliki nama Junda Maulana saja.
“Jadi tidak ada lagi akun lainnya, apalagi untuk komunikasi langsung dengan masyarakat,” imbuhnya.
Ia menambahkan, akun palsu tersebut diketahui mengirim pesan sapaan kepada warga, meskipun motif pelaku dan jumlah korban penipuan ini belum teridentifikasi. Kominfo SP menekankan pentingnya kewaspadaan dini untuk mencegah kerugian lebih lanjut.
“Sekali lagi kami himbau agar masyarakat tidak percaya dan tidak meladeni pesan dari akun palsu tersebut,” tandas Ridwan. (Rls)







