
Mamuju, 8enam.com.-Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal stabilitas daerah guna mendukung iklim investasi yang kondusif. Hal ini ditegaskan Kepala Badan Kesbangpol Sulbar, Muh. Darwis Damir, usai mengikuti Apel Virtual bersama Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wagub Salim S. Mengga (JSM), Senin (05/01/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan arahan Gubernur mengenai efisiensi APBD dan percepatan investasi dapat berjalan di atas fondasi keamanan daerah yang kokoh.
Disiplin Tinggi : 93 Persen Pegawai Hadir
Menindaklanjuti instruksi Wakil Gubernur Salim S. Mengga mengenai pelaporan absensi yang detail, Kesbangpol Sulbar mencatatkan tingkat kehadiran yang sangat baik. Dari total 74 ASN, sebanyak 68 orang hadir di tempat tugas (93%), sementara sisanya tercatat cuti sakit (3 orang), cuti alasan penting (2 orang), dan cuti melahirkan (1 orang).
“Kedisiplinan dan kerja tim adalah komitmen bersama. Pelaporan kehadiran secara transparan ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menjalankan fungsi pelayanan publik,” ujar Muh. Darwis Damir.
Fokus : Stabilitas Daerah dan Komunikasi Persuasif
Dalam arahannya, Gubernur SDK menekankan pentingnya menghapus ego sektoral dan mempercepat perizinan untuk menarik investasi. Menanggapi hal tersebut, Darwis Damir menegaskan bahwa Kesbangpol akan berperan aktif sebagai jembatan komunikasi antar-pemangku kepentingan.
“Kami akan memperkuat koordinasi dan membangun komunikasi persuasif dengan seluruh elemen masyarakat. Stabilitas daerah yang terjaga adalah kunci agar investor merasa aman dan program pembangunan pemerintah dapat menyentuh kepentingan rakyat secara langsung,” tambahnya.
Efisiensi Program dan Dukungan Ekonomi Rakyat
Kesbangpol juga berkomitmen untuk melakukan efisiensi program agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran. Fokus utama akan diarahkan pada kegiatan yang mampu mendukung ketahanan bangsa di tingkat lokal, sejalan dengan penguatan sektor UMKM dan pertanian yang menjadi konsentrasi Gubernur di tahun 2026.
Melalui sinergi lintas OPD dan peningkatan kualitas pelayanan, Kesbangpol Sulbar optimis dapat menjaga ritme pembangunan daerah yang responsif dan akuntabel di bawah kepemimpinan SDK-JSM. (Rls)







