Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) terus memacu peningkatan kualitas kesehatan anak. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Pos Pelayanan Balita yang digelar di halaman Kantor Dinkes Sulbar, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang digagas Gubernur Suhardi Duka (SDK), khususnya melalui penguatan layanan kesehatan dasar bagi ibu dan anak sebagai fondasi membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul sejak dini.
PASTIPADU: Layanan Kesehatan Komprehensif
Pelaksanaan Pos Pelayanan Balita ini merupakan bagian integral dari implementasi Program PASTIPADU, program prioritas Pemprov Sulbar untuk percepatan peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak.
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala sangat krusial untuk mencegah stunting dan gangguan kesehatan lainnya.
“Pos Pelayanan Balita adalah komitmen kami memastikan setiap anak mendapatkan pemantauan tumbuh kembang optimal. Kebutuhan vitamin terpenuhi, kesehatan terjaga, dan anak-anak Sulbar dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas,” ujar dr. Nursyamsi.
Layanan Terpadu dan Edukasi Orang Tua
Dalam kegiatan ini, balita memperoleh layanan komprehensif yang meliputi:
- Pengukuran Antropometri: Pemantauan berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala.
- Pemantauan Tumbuh Kembang: Deteksi dini keterlambatan perkembangan anak.
- Konseling Kesehatan: Edukasi bagi orang tua terkait gizi dan pola asuh.
- Pemberian Vitamin A: Penguatan daya tahan tubuh dan pencegahan gangguan kesehatan.
Lebih dari sekadar layanan rutin, kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi orang tua untuk lebih proaktif dalam memantau tumbuh kembang anak secara berkala demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Rls)







