Mamuju, 8enam.com.-Langkah besar diambil Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dalam menata mesin birokrasi di awal tahun 2026. Gubernur melakukan wawancara langsung terhadap 16 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dalam proses job fit yang berlangsung intensif pada Senin (12/01/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan struktur pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pasca-penataan kelembagaan Januari 2026 diisi oleh figur yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan latar belakang pendidikan yang relevan.
Gali Kompetensi untuk OPD Baru dan Hasil Merger
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Sulbar, Herdin Ismail, menjelaskan bahwa proses job fit ini melibatkan pejabat yang dipersiapkan untuk mengisi OPD hasil penggabungan (merger) maupun OPD yang saat ini masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt).
“Pak Gubernur memimpin langsung wawancara untuk memastikan kesesuaian antara kemampuan pejabat dan jabatan yang akan ditempati (right man on the right place). Selanjutnya, nama-nama ini akan kami usulkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mendapatkan Pertimbangan Teknis (Pertek),” ujar Herdin, Selasa (13/01/2026).
Pendekatan Strategis dan Profesional
Berbeda dengan seleksi terbuka (Lelang Jabatan), job fit kali ini dilaksanakan secara tertutup dengan fokus pada evaluasi mendalam terhadap:
-
- Rekam Jejak: Pengalaman keberhasilan di jabatan sebelumnya.
- Latar Belakang Akademik: Kesesuaian disiplin ilmu dengan spesialisasi OPD.
- Visi Kepemimpinan: Kemampuan pejabat dalam menerjemahkan misi Gubernur dan Wakil Gubernur ke dalam program kerja nyata.
“Langkah ini penting untuk memastikan roda pemerintahan Sulbar berjalan optimal pasca-penataan kelembagaan baru. Gubernur ingin pimpinan OPD segera tancap gas bekerja melayani masyarakat,” tambah Herdin.
Akselerasi Tata Kelola Pemerintahan
Proses job fit yang dipimpin langsung oleh Gubernur SDK ini mencerminkan perhatian tinggi pimpinan daerah terhadap kualitas SDM di jajaran elit birokrasi. Dengan struktur pimpinan yang definitif dan kompeten, Pemprov Sulbar menargetkan akselerasi program kerja pada pilar-pilar pembangunan dapat tercapai secara efektif dan akuntabel di sepanjang tahun 2026. (Rls)







