Mamuju, 8enam.com.-Suasana khidmat menyelimuti Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sulawesi Barat saat digelar acara buka puasa bersama yang dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat eselon II, dan eselon III di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Selasa (10/3/2026).
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menegaskan bahwa selain sebagai bentuk ibadah, momentum buka puasa bersama ini merupakan wadah strategis untuk mempererat hubungan antarpejabat guna memastikan program pemerintah berjalan lebih harmonis.
Silaturahmi Pejabat untuk Kemanfaatan Publik
Dalam sambutannya, Gubernur SDK menekankan bahwa koordinasi yang baik di tingkat pimpinan daerah akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.
”Buka puasa adalah wujud kebersamaan kita. Silaturahmi antarpejabat sangat penting untuk mengeratkan kerja sama dan memadukan program pembangunan. Jika kita bersinergi dengan baik, maka manfaat yang dirasakan publik akan jauh lebih besar,” ujar Suhardi Duka.
Ramadan: Momentum Perbaikan Diri dan Sedekah
Rangkaian kegiatan di Rujab Gubernur tidak hanya berhenti pada buka puasa bersama, tetapi dilanjutkan dengan salat Isya, tarawih berjamaah, ceramah agama oleh KH Abdullah, serta ditutup dengan salat taubat.
Gubernur mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk memanfaatkan sisa hari di bulan suci ini dengan memperdalam ibadah serta memperluas jangkauan sedekah. Ia berharap seluruh jajaran pemerintah provinsi dapat meraih esensi tertinggi dari ibadah puasa.
”Kita berharap keluar dari bulan suci ini sebagai pemenang, mencapai gelar muttaqin—orang-orang yang bertakwa yang ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT,” ucapnya penuh harap.
Memperkuat Karakter Aparatur
Melalui rangkaian ibadah berjamaah ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen untuk membangun karakter aparatur yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat dalam menjalankan amanah pembangunan di Tanah Malaqbi. (Rls)







