Example 300250
DaerahMamuju

Gubernur SDK Pukul Rata HIPMI Sulbar : Gen Z Harus “Jualan” dan Berani Gagal, Digitalisasi Kunci Indonesia Emas 2045

×

Gubernur SDK Pukul Rata HIPMI Sulbar : Gen Z Harus “Jualan” dan Berani Gagal, Digitalisasi Kunci Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini


Mamuju, 8enam.com.-Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menegaskan peran strategis pengusaha muda dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dalam mendorong transformasi ekonomi daerah. Hal ini disampaikan SDK saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatda) BPD HIPMI Sulbar di Kantor Gubernur, Jumat (14/11/2025).

Mengangkat tema “Kolaborasi Pengusaha Muda Sebagai Pilar Strategis dalam Mendorong Transformasi Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Emas 2045,” Gubernur SDK secara khusus meminta Generasi Z (Gen Z) untuk mengambil peran besar dalam perputaran ekonomi daerah.

Esensi Pengusaha : Jualan dan Digitalisasi

Suhardi Duka menekankan bahwa inti dari seorang pengusaha adalah kemampuan untuk menjual, baik barang maupun jasa, yang diciptakan melalui kreativitas dan memiliki nilai kompetitif.

“Esensi dari seorang pengusaha adalah jualan. Pengusaha menjual barang, kalau tidak ada barang jasa, yang penting jangan jual diri. Jadi pengusaha itu menciptakan produk baru dijual,” tegas SDK.

Ia menyoroti perubahan besar yang dibawa oleh digitalisasi, yang sangat dikuasai oleh Gen Z. Menurutnya, hal ini mempermudah pemasaran produk tanpa harus berkeliling seperti dahulu.

“Apalagi Gen Z ini memahami dan mudah beradaptasi dengan digitalisasi, semakin mudah menjual produk,” katanya.

Kegagalan Bukan Akhir Perjuangan

Gubernur juga memberikan motivasi keras kepada peserta HIPMI agar tidak mudah menyerah. Ia mencontohkan banyak konglomerat sukses yang memulai dari usaha kecil dan melalui berbagai kegagalan.

“Kalau rugi, bangun lagi. Tidak ada orang yang langsung kaya kecuali dilahirkan oleh orang kaya. Tidak ada orang yang langsung sukses, semua melalui perjuangan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kegagalan adalah bagian dari proses. “Kalau gagal satu, perjuangkan lagi. Gagal lagi, perjuangkan lagi. Tidak akan ada orang yang selama hidupnya gagal. Pasti dia gagal satu, dua, tiga kali tapi keempat kalinya sukses,” pungkas SDK.

Suhardi Duka menutup sambutan dengan optimisme bahwa masa depan daerah berada di tangan pengusaha muda.

“Tanpa pengusaha muda yang sukses, maka Sulbar akan gelap di masa depan. Dengan demikian, di masa depan, di tangan anda Sulbar ini,” tutupnya, memastikan komitmen Pemprov untuk mendukung HIPMI. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *