
Mamuju, 8enam.com.-Di bawah rintik hujan yang mengguyur Kelurahan Bebanga, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Akbar di Lingkungan Kampung Baru, Kabupaten Mamuju, Selasa (06/01/2026).
Momen ini menjadi sangat emosional bagi masyarakat setempat karena Gubernur SDK memilih kembali ke Kampung Baru untuk mengawali pembangunan rumah ibadah tersebut, meskipun di tengah tantangan keterbatasan fiskal pemerintah daerah.
Keikhlasan di Tengah Keterbatasan Anggaran
Gubernur SDK secara jujur mengakui bahwa saat ini anggaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sedang dalam kondisi terbatas. Namun, ia menegaskan bahwa pembangunan tempat ibadah adalah prioritas yang tidak boleh terhenti hanya karena kendala administratif.
Sebagai wujud nyata komitmennya, Gubernur SDK secara spontan menyerahkan bantuan dana pribadi kepada panitia pembangunan untuk memastikan pengerjaan awal masjid dapat segera berjalan.
“Meskipun dalam keadaan hujan, alhamdulillah kegiatan ini bisa berjalan. Masjid ini memang penting dibangun. Karena anggaran daerah terbatas, secara pribadi saya akan membantu terlebih dahulu. Kita bantu secara bertahap, jika di anggaran 2026 belum masuk, akan kita upayakan di tahun 2027,” ungkap Suhardi Duka.
Silaturahmi di Kampung Baru
Kehadiran Gubernur yang didampingi Plt. Karo Pemkesra Murdanil dan sejumlah Tenaga Ahli Gubernur disambut hangat oleh warga. Bagi SDK, kunjungan ini bukan sekadar urusan kedinasan, melainkan ajang menyambung kembali tali silaturahmi dengan warga Kampung Baru.
“Saya senang karena kita bisa bersama-sama bertemu di Kampung Baru lagi. Semoga dengan dibangunnya masjid ini, masyarakat bisa beraktivitas sehari-hari dengan lebih baik dan religius,” tambahnya.
Harapan untuk Donatur Lain
Ketua Panitia Pembangunan Masjid Nurul Akbar, Hamar, menyampaikan rasa harunya atas kepedulian Gubernur. Ia menjelaskan bahwa lokasi pembangunan Masjid Nurul Akbar ini merupakan hasil musyawarah warga Bebanga untuk dipindahkan ke lokasi yang lebih representatif.
“Alhamdulillah, terima kasih atas bantuan dan kehadiran Bapak Gubernur. Kehadiran beliau menjadi penyemangat bagi kami. Kami berharap langkah Bapak Gubernur ini dapat mengetuk pintu hati para pejabat dan calon donatur lainnya untuk ikut berkontribusi menyelesaikan pembangunan masjid ini,” kata Hamar.
Acara peletakan batu pertama ini diakhiri dengan doa bersama agar pembangunan Masjid Nurul Akbar dapat berjalan lancar dan menjadi pusat syiar Islam serta perekat persaudaraan bagi masyarakat di Kelurahan Bebanga. (Rls)







