Example 300250
DaerahMamuju

Gubernur SDK ke Pejabat Sulbar : “Kalau Takut Ambil Keputusan, Mundur Saja!”

×

Gubernur SDK ke Pejabat Sulbar : “Kalau Takut Ambil Keputusan, Mundur Saja!”

Sebarkan artikel ini


Mamuju, 8enam.com.-Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), memberikan pernyataan menohok saat memimpin rapat virtual perdana tahun 2026 bersama ribuan ASN dan tenaga pendidik se-Sulawesi Barat, Senin (05/01/2026). Di tengah kondisi anggaran yang mengetat, SDK menuntut keberanian dan tanggung jawab penuh dari para pemangku jabatan.

Didampingi Wakil Gubernur Salim S. Mengga dan Sekda Junda Maulana, SDK menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar fasilitas, melainkan ruang untuk mengeksekusi kebijakan demi kepentingan publik.

Keberanian dalam Mengambil Langkah

Dalam arahannya yang menggelegar dari Ruang Oval Kantor Gubernur, SDK mengingatkan para pejabat untuk tidak ragu dalam menentukan langkah strategis selama berada di koridor aturan.

“Setiap pengambilan keputusan harus dipertanggungjawabkan. Jangan takut mengambil keputusan! Kalau takut mengambil keputusan, mundur dari jabatan itu. Dan harus bertanggung jawab dengan keputusan yang diambil, jangan lari-lari,” tegas Gubernur SDK.

Pelayanan Publik Pantang Kendur meski Anggaran Dipangkas

SDK tidak menampik bahwa tahun 2026 diawali dengan tantangan fiskal yang cukup berat menyusul adanya pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat. Namun, ia menginstruksikan agar efisiensi dilakukan pada hal-hal administratif yang tidak mendesak, bukan pada pelayanan rakyat.

“Kita harus beri pemahaman bahwa public service tetap harus jalan. Alokasi untuk publik tetap kita jaga. Efisiensi ini dilakukan untuk memotong hal-hal yang tidak penting agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran,” jelasnya.

Optimisme di Tengah Efisiensi

Meskipun harus melakukan “ikat pinggang” di berbagai lini, Gubernur SDK mengajak seluruh jajaran tetap optimistis. Ia ingin setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menerapkan tata kelola yang cerdas agar setiap rupiah APBD memberikan dampak nyata bagi ekonomi masyarakat.

Rapat virtual ini menjadi momentum konsolidasi besar-besaran bagi Pemprov Sulbar. Selain diikuti oleh pejabat struktural, rapat ini juga menjangkau para guru di seluruh pelosok Sulawesi Barat, memastikan visi “Maju dan Sejahtera” tersampaikan hingga ke garda terdepan pelayanan. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *