Example 300250
DaerahMamuju

Gandeng Kemenpar, Dispoparekraf Sulbar Usulkan Revitalisasi Amenitas Dasar di 6 Lokasi Wisata Unggulan

×

Gandeng Kemenpar, Dispoparekraf Sulbar Usulkan Revitalisasi Amenitas Dasar di 6 Lokasi Wisata Unggulan

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Kenyamanan wisatawan menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) dalam meningkatkan daya tarik wisata (DTW) daerah. Melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf), Pemprov Sulbar resmi mengusulkan pemenuhan amenitas dasar berupa revitalisasi toilet standar internasional kepada Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, Selasa (13/01/2026).

​Langkah ini merupakan implementasi dari arahan Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) yang menekankan pentingnya kebersihan lingkungan dan kelayakan fasilitas publik guna mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.

Kolaborasi Strategis di Tengah Keterbatasan Fiskal

​Plt. Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, mengungkapkan bahwa usulan ini akan menjadi bagian dari kerja sama pemerintah daerah se-Indonesia dengan Kemenpar RI dan pihak swasta, yakni PT Mister Loo Indonesia, sebuah perusahaan penyedia layanan sanitasi premium.

​“Di tengah ruang fiskal daerah yang terbatas, kita harus proaktif melakukan kolaborasi di berbagai level. Fasilitas amenitas dasar seperti toilet memerlukan perhatian khusus karena merupakan wajah dari pelayanan kita kepada pengunjung,” tegas Bau Akram.

Enam Lokasi Prioritas Tahun 2026-2027

​Berdasarkan draf usulan, Dispoparekraf merekomendasikan enam titik toilet di DTW Sulbar untuk diperbaiki secara menyeluruh pada periode 2026-2027. Keenam lokasi tersebut saat ini dilaporkan dalam kondisi rusak dan belum memenuhi standar kenyamanan minimal.

​Beberapa standar baru yang diusulkan meliputi:

  • Pemisahan Gender: Ketersediaan ruang toilet yang terpisah secara tegas antara laki-laki dan perempuan.
  • Standar Kebersihan: Desain modern yang mudah dibersihkan dan terjaga sanitasi lingkungannya.
  • Aksesibilitas: Diupayakan ramah bagi semua kalangan pengunjung termasuk lansia dan difabel.

Menjaga Wajah Pariwisata Sulbar

​Penanggung jawab penyusunan usulan, Imelda, menambahkan bahwa data teknis mengenai kondisi kerusakan di lapangan telah dilampirkan dalam draf ke Kemenpar RI. Fokus utamanya adalah mengubah fasilitas yang tadinya rusak menjadi sarana yang layak dan meningkatkan rasa nyaman wisatawan.

​”Kenyamanan wisatawan adalah bagian integral dari pengembangan objek wisata. Dengan fasilitas yang bersih dan layak, kita optimis lama kunjungan (length of stay) wisatawan di Sulawesi Barat akan meningkat,” pungkas Bau Akram. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *