Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) terus memperluas jejaring kolaborasi dengan organisasi kepemudaan berbasis keagamaan. Kepala Biro Pemkesra Sulbar, Murdanil, melakukan kunjungan kerja dan silaturahmi ke Kantor Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mamuju, Kamis (29/01/2026).
Langkah proaktif ini merupakan bagian dari implementasi Panca Daya Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM), khususnya dalam penguatan nilai kebangsaan, moderasi beragama, serta pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkarakter.
Pemuda Sebagai Pilar Kebangsaan
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Murdanil berdialog mengenai peran vital pemuda Ansor dalam menjaga nilai-nilai toleransi dan kerukunan umat di Sulawesi Barat. Ia menilai organisasi kepemudaan seperti Ansor memiliki infrastruktur hingga ke akar rumput yang efektif untuk menggerakkan kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“Silaturahmi ini adalah momentum penting untuk menyelaraskan program pembinaan umat. Kita ingin pemuda menjadi garda terdepan dalam merawat keharmonisan di tengah masyarakat Sulbar yang majemuk,” ujar Murdanil.
Sinergi Program Sosial Keagamaan
Pertemuan ini juga menjajaki potensi kolaborasi konkret antara Pemprov Sulbar dan GP Ansor dalam berbagai kegiatan pemberdayaan. Murdanil menekankan bahwa pemerintah daerah membutuhkan mitra strategis yang memiliki loyalitas terhadap NKRI dan semangat pengabdian sosial yang tinggi.
“Kemitraan ini harus solid. Pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan keagamaan harus berjalan beriringan guna mendukung visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera, terutama pada aspek pembinaan generasi muda yang religius sekaligus nasionalis,” ungkapnya.
Membangun Komunikasi Berkelanjutan
Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun pola komunikasi yang berkelanjutan antara birokrasi dan organisasi pemuda. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan setiap potensi konflik sosial dapat diredam melalui pendekatan dialogis, sementara program-program kesejahteraan rakyat dapat terakselerasi berkat dukungan para kader pemuda di lapangan. (Rls)







