Mamuju, 8enam.com.-Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat mengawali tahun anggaran 2026 dengan melakukan Reviu Rencana Umum Pengadaan (RUP) Barang/Jasa. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan di Kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Setda Sulbar, Senin (9/2/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Biro Organisasi dalam mendukung Misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel melalui percepatan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ).
Langkah Preventif untuk Efisiensi Anggaran
Plt. Kasubag Tata Usaha Biro Organisasi, Simon Sinai, yang hadir bersama Pengelola Barang Milik Daerah, Asri Abdullah, menjelaskan bahwa reviu RUP merupakan langkah preventif yang krusial. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap perencanaan pengadaan telah melalui verifikasi yang ketat sebelum diumumkan ke publik.
“Reviu ini bertujuan memastikan perencanaan PBJ disusun secara tepat, mulai dari aspek kebutuhan, spesifikasi teknis, hingga metode pengadaannya. Kami ingin memastikan program di Biro Organisasi berjalan efektif, efisien, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” terang Simon Sinai.
Kunci Pelayanan Prima
Simon menambahkan, dokumen perencanaan yang matang merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan prima. Dengan selesainya tahap reviu ini, proses tender maupun pengadaan langsung dapat segera dilaksanakan, sehingga penyerapan anggaran tahun 2026 bisa berjalan lebih awal dan memberikan dampak langsung pada optimalisasi kinerja organisasi.
“Kegiatan ini adalah kunci. Jika perencanaan matang, maka pelaksanaan di lapangan akan minim kendala. Ini sejalan dengan arahan pimpinan untuk terus menjaga akuntabilitas dalam setiap tahapan pengadaan,” tambahnya.
Pendampingan Menyeluruh
Kegiatan reviu dan pendampingan yang diinisiasi oleh Biro Barjas Setda Sulbar ini menyasar seluruh perangkat daerah di lingkup Pemprov Sulbar. Langkah kolektif ini diharapkan dapat memperbaiki rapor pengadaan daerah serta memastikan seluruh proyek strategis Sulawesi Barat tahun 2026 dapat tuntas tepat waktu dan tepat mutu. (Rls)







