Example 300250
DaerahPolewali Mandar

Dukung Pendidikan Inklusif, Bantuan Internet Pemprov Sulbar Optimalkan Pembelajaran Berbasis Digital di SLB Negeri Campalagian

×

Dukung Pendidikan Inklusif, Bantuan Internet Pemprov Sulbar Optimalkan Pembelajaran Berbasis Digital di SLB Negeri Campalagian

Sebarkan artikel ini

Polman, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mengakselerasi transformasi digital hingga ke sektor pendidikan khusus. Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfo SP), Pemprov memastikan program SULBAR Digital hadir untuk memberikan akses informasi yang setara bagi seluruh siswa, termasuk di SLB Negeri Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar.

​Kepala Dinas Kominfo SP Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, melakukan monitoring langsung pemanfaatan bantuan perangkat internet di sekolah tersebut, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemprov Sulbar untuk memastikan aset teknologi dimanfaatkan secara maksimal.

Jembatan Digital untuk Siswa Istimewa

​Monitoring ini bertujuan memastikan keberlanjutan layanan internet sebagai fondasi utama peningkatan literasi digital. Ridwan menegaskan bahwa program ini merupakan pengejawantahan misi Panca Daya Gubernur Suhardi Duka (SDK) dalam memperkuat sumber daya manusia yang unggul.

​“Kami ingin memastikan bantuan internet ini benar-benar menjadi alat bagi sekolah untuk membuka cakrawala informasi bagi para siswa. Literasi digital harus menyentuh seluruh lapisan pendidikan tanpa terkecuali,” ujar Ridwan Djafar di sela kunjungannya.

Sinergi Teknologi: Internet Pemprov dan Layar Interaktif Presiden

​Kehadiran internet bantuan Pemprov Sulbar memberikan dampak signifikan pada efektivitas belajar. Salah satu guru SLB Negeri Campalagian, Idris, mengungkapkan bahwa kualitas jaringan yang stabil sangat membantu pengoperasian perangkat canggih di sekolah mereka.

​“Jaringannya sangat berkualitas. Keberadaan internet ini sangat mendukung sarana belajar berupa layar interaktif bantuan Presiden yang pengoperasiannya berbasis online. Tanpa internet yang stabil, perangkat tersebut tidak bisa maksimal digunakan oleh siswa kami,” jelas Idris.

Harapan Keberlanjutan Akses

​Meski sangat terbantu, pihak sekolah berharap adanya skema khusus terkait biaya langganan internet melalui Dinas Pendidikan. Mengingat jumlah siswa di SLB terbatas, alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) belum mencukupi untuk menanggung biaya langganan internet secara mandiri.

​Menanggapi hal tersebut, Dinas Kominfo SP akan melakukan koordinasi lebih lanjut agar fasilitas digital di sekolah-sekolah dengan keterbatasan anggaran tetap dapat beroperasi secara berkelanjutan.

​Program SULBAR Digital sendiri terus bergerak memperluas jangkauan akses internet guna memastikan percepatan transformasi digital di Sulawesi Barat tidak meninggalkan satu pihak pun (leave no one behind), terutama di sektor pendidikan khusus yang membutuhkan perhatian ekstra. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *