
Mamuju, 8enam.com.-Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos P3AP2MD) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan silaturahmi strategis dari jajaran Bank Bukopin Cabang Mamuju, Senin (05/01/2026).
Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dalam mendukung layanan keuangan yang terintegrasi bagi program sosial dan pemerintahan desa di seluruh wilayah Sulawesi Barat.
Kolaborasi Perbankan untuk Pelayanan Publik
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dinsos P3AP2MD, Andi Yakub, mewakili Plt. Kepala Dinas, Hj. Darmawati. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi mengenai dukungan perbankan terhadap efektivitas administrasi dan penyaluran bantuan sosial.
“Kami menyambut baik inisiatif dari Bukopin Cabang Mamuju. Kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan sektor perbankan, sangat penting untuk memastikan pelayanan publik berjalan lebih optimal, transparan, dan berkelanjutan,” ungkap Andi Yakub.
Dukungan Terhadap Visi SDK-JSM
Sinergi antara instansi pemerintah dan pihak perbankan ini dipandang sebagai langkah konkret dalam mendukung Visi dan Misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM), khususnya yang berkaitan dengan pilar pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial.
Pihak perbankan diharapkan dapat berperan dalam mempermudah akses layanan keuangan bagi kelompok masyarakat binaan, serta mendukung tata kelola keuangan desa agar lebih akuntabel.
“Semoga komunikasi dan hubungan baik ini menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan. Ke depan, dukungan layanan perbankan diharapkan mampu memperkuat implementasi program-program pemberdayaan yang sedang kami jalankan,” tambah Andi Yakub.
Sinergi Lintas Sektor untuk Kesejahteraan
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan komitmen kedua pihak untuk terus mendalami peluang kerja sama teknis. Dengan keterlibatan sektor perbankan, Pemprov Sulbar optimis bahwa program perlindungan sosial akan memiliki daya jangkau yang lebih luas dan sistematis bagi masyarakat yang membutuhkan. (Rls)







