
Mamuju, 8enam.com.-Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen penuh untuk memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur melalui penerapan Manajemen Talenta dan Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN). Komitmen ini disampaikan menyusul sosialisasi daring yang digelar Pemerintah Provinsi Sulbar, Kamis (13/11/2025).
Sosialisasi yang dibuka oleh Sekda Sulbar Junda Maulana ini menekankan pentingnya manajemen talenta sebagai langkah strategis dalam membangun aparatur yang kompeten, profesional, dan berintegritas tinggi, sejalan dengan reformasi birokrasi.
Transformasi Sektor Kesehatan Melalui Profiling
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menyatakan bahwa penerapan Manajemen Talenta ASN adalah bagian penting dari transformasi kelembagaan di sektor kesehatan.
“Peningkatan kualitas ASN bukan sekadar tentang penilaian kinerja, tetapi tentang bagaimana setiap individu dapat berkembang sesuai kompetensinya, berkontribusi maksimal, dan menjadi bagian dari perubahan nyata dalam pelayanan kesehatan,” ujar dr. Nursyamsi.
Ia menjelaskan bahwa Profiling ASN akan membantu memetakan potensi dan kapasitas setiap pegawai, sehingga penugasan dan pengembangan karier dapat dilakukan lebih terarah, adil, dan sesuai kebutuhan organisasi.
Dukungan Penuh Terhadap Merit System Gubernur SDK
dr. Nursyamsi juga menegaskan dukungan penuh Dinas Kesehatan terhadap arahan Gubernur Suhardi Duka yang menekankan pentingnya penerapan merit system dan pengembangan karier berbasis kompetensi.
“Melalui sistem manajemen talenta, kami ingin memastikan setiap ASN di lingkungan Dinas Kesehatan tumbuh sebagai aparatur yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks,” imbuhnya.
Instruksi Gubernur menjadi motivasi bagi Dinas Kesehatan untuk lebih fokus membangun SDM yang unggul, profesional, dan adaptif. Diharapkan, adaptasi ASN terhadap sistem baru ini mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Rls)







