Example 300250
DaerahMamuju

Dinas ESDM Sulbar Tatap RKPD 2027 : Fokus Percepatan Ketahanan Energi dan Pengentasan Kemiskinan

×

Dinas ESDM Sulbar Tatap RKPD 2027 : Fokus Percepatan Ketahanan Energi dan Pengentasan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Sektor energi menjadi instrumen krusial dalam memacu pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Bujaeramy Hassan, menegaskan komitmennya dalam menyelaraskan arah kebijakan energi daerah dengan visi besar pembangunan Sulawesi Barat tahun 2027.

​Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 di Aula Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Senin (9/2/2026).

Sinkronisasi Kebijakan Panca Daya dan Nasional

​Bujaeramy menekankan bahwa Dinas ESDM Sulbar siap menjadi garda terdepan dalam mendukung Program Panca Daya Gubernur Suhardi Duka (SDK). Fokus utamanya adalah percepatan pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat di sektor energi.

​Selain itu, ia menegaskan kesiapan Sulawesi Barat untuk bersinergi dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan energi nasional.

“Sinergi ini kami wujudkan melalui penguatan infrastruktur energi, pengembangan energi terbarukan, serta perluasan akses listrik hingga ke wilayah terpencil yang selama ini belum terjangkau layanan kelistrikan,” ujar Bujaeramy.

Empat Pilar Strategis ESDM Sulbar

​Dinas ESDM Sulbar mengandalkan empat bidang utama dalam merumuskan program kerja 2027 yang berdampak nyata:

  1. Bidang Ketenagalistrikan: Fokus pada elektrifikasi desa dan kestabilan pasokan listrik.
  2. Bidang Energi: Pengembangan potensi energi baru terbarukan (EBT) lokal.
  3. Bidang Mineral dan Batubara: Pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab dan berkontribusi pada pendapatan daerah.
  4. Bidang Geologi dan Air Tanah: Pemanfaatan air tanah untuk kebutuhan masyarakat dan pemetaan potensi geologi.

Perencanaan Berbasis Partisipasi Publik

​Sesuai amanat Permendagri No. 86 Tahun 2017, Bujaeramy memastikan bahwa setiap perencanaan yang disusun melalui forum ini bersifat partisipatif dan transparan. Dinas ESDM ingin memastikan setiap kebijakan energi yang diambil benar-benar menjawab aspirasi para pemangku kepentingan di daerah.

​“Kami ingin perencanaan pembangunan sektor energi di Sulbar semakin terarah dan mampu memberikan dampak ekonomi yang inklusif bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *