Example 300250
DaerahMamuju

Dari Sulbar untuk Nusantara : Benih Jagung Komposit UPTD BBTPH Tembus Pasar Medan, Perkuat Swasembada Pangan Nasional

×

Dari Sulbar untuk Nusantara : Benih Jagung Komposit UPTD BBTPH Tembus Pasar Medan, Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini

Polman, 8enam.com.-Provinsi Sulawesi Barat kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu lumbung benih unggul di Indonesia. UPTD Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) di bawah naungan Dinas TPHP Sulbar resmi melakukan pengiriman perdana benih jagung komposit ke Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (31/3/2026).

​Ekspansi distribusi ke wilayah Indonesia bagian barat ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas benih produksi Bumi Manakarra telah memenuhi standar nasional dan dipercaya oleh pasar luar daerah. Langkah ini selaras dengan visi Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dalam mendorong kemandirian dan ketahanan pangan yang berdaya saing.

Inovasi di Tengah Keterbatasan

​Kepala UPTD BBTPH Sulbar, Nasaruddin, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dedikasi tim dalam menjaga ritme produksi meski dihadapkan pada tantangan anggaran. Keberhasilan mengirim benih ke Medan—setelah sebelumnya sukses menembus pasar Padang—menjadi suntikan motivasi bagi para penangkar benih daerah.

​“Di tengah keterbatasan yang ada, kami tetap berkomitmen memproduksi benih tanaman pangan berkualitas tinggi. Pengiriman ke Medan ini membuktikan bahwa kapasitas produksi kita terus meningkat dan mampu bersaing secara kualitas di level nasional,” ujar Nasaruddin.

Keunggulan Jagung Komposit: Solusi Lahan Marginal

​Nasaruddin menjelaskan bahwa saat ini pihaknya fokus mengembangkan dua varietas unggulan, yaitu Sukmaraga dan Bisma, yang dikelola di sentra produksi IKB Minake, Kabupaten Mamasa. Jagung komposit dipilih karena memiliki keunggulan strategis dibandingkan jagung hibrida:

  • Ekonomis: Harga jauh lebih terjangkau bagi petani.
  • Berkelanjutan: Dapat ditanam kembali berkali-kali (bersari bebas).
  • Adaptif: Sangat tangguh ditanam di kondisi lahan marginal.

Apresiasi dan Dukungan Ketahanan Pangan

​Kepala Dinas TPHP Provinsi Sulawesi Barat, Hamdani Hamdi, memberikan apresiasi tinggi atas performa UPTD BBTPH. Menurutnya, kemampuan Sulbar mendistribusikan benih hingga ke Sumatera Utara menunjukkan bahwa daerah ini telah bertransformasi dari sekadar konsumen menjadi produsen benih nasional.

​“Ini adalah bukti nyata kontribusi Sulawesi Barat dalam mendukung swasembada pangan nasional. Kami tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga membantu daerah lain mendapatkan benih berkualitas dengan harga kompetitif,” tegas Hamdani Hamdi.

​Ke depan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat akan terus memperluas area pengembangan benih di berbagai kabupaten guna meningkatkan kesejahteraan petani lokal melalui hilirisasi produk pertanian yang bernilai tambah. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *