Jakarta, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) mengambil langkah progresif untuk memutus isolasi geografis dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan (Perkimtanhub), Pemprov Sulbar bersinergi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) melakukan audiensi strategis dengan Kementerian Perhubungan RI di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Audiensi ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga untuk memprioritaskan infrastruktur transportasi sebagai pengungkit ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Konektivitas Udara: Katalisator Pertumbuhan Ekonomi
Kepala Dinas Perkimtanhub Sulbar, Maddareski Salatin, bersama Ketua HIPMI Sulbar yang juga Anggota DPR RI, Muh. Zulfikar Suhardi, diterima langsung oleh Direktur Angkutan Udara Kemenhub RI, Agustinus Budi Hartono.
Fokus utama pertemuan adalah percepatan realisasi penerbangan langsung (direct flight) Jakarta–Mamuju dan penambahan frekuensi penerbangan.
“Keterbatasan rute selama ini menjadi hambatan mobilitas. Dengan penerbangan langsung Jakarta–Mamuju, waktu tempuh akan lebih efisien, biaya logistik turun, dan aktivitas ekonomi masyarakat meningkat cepat. Ini akan menjadi katalisator pertumbuhan bagi sektor perkebunan, perikanan, pertambangan, dan pariwisata Sulbar,” tegas Maddareski.
Dukungan Kalangan Pengusaha (HIPMI)
Kehadiran jajaran HIPMI menegaskan bahwa kalangan pengusaha sangat membutuhkan konektivitas udara untuk perluasan investasi. Investor luar daerah akan lebih mudah mengakses Sulbar, melakukan penjajakan bisnis, serta membangun kemitraan dengan pelaku usaha lokal.
Ketua BPP HIPMI Bidang Sinergitas Danantara, BUMN dan BUMD, Anthony Leong, turut mendampingi dalam pertemuan tersebut untuk memastikan dukungan penuh dari dunia usaha terhadap upaya Pemprov Sulbar.
Respon Positif Kemenhub RI
Direktur Angkutan Udara Kemenhub RI, Agustinus Budi Hartono, menyambut baik inisiatif tersebut dan berkomitmen memfasilitasi komunikasi dengan pihak maskapai untuk menjajaki kemungkinan pembukaan rute baru tersebut.
Dengan semakin kuatnya konektivitas udara, Pemprov Sulbar optimis posisi Sulawesi Barat sebagai daerah yang berkembang pesat di kawasan Indonesia Timur akan semakin kokoh. (Rls)







