Mamuju, 8enam.com.-Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulawesi Barat memperketat pengawasan aset daerah melalui Apel Kendaraan Dinas, Jumat (6/2/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, ini bertujuan untuk memastikan seluruh fasilitas negara dikelola secara profesional, terawat, dan akuntabel.
Langkah penertiban ini merupakan instruksi langsung guna mendukung misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih serta disiplin aparatur yang tinggi.
Pemeriksaan Fisik dan Administrasi Menyeluruh
Dalam apel tersebut, satu per satu kendaraan dinas, baik roda empat maupun roda dua, diperiksa secara mendetail. Fokus pemeriksaan meliputi:
- Kondisi Fisik & Kebersihan: Memastikan kendaraan dalam keadaan layak jalan dan terawat.
- Kelengkapan Administrasi: Pengecekan masa berlaku pajak kendaraan dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
- Pola Pemeliharaan: Mengevaluasi sejauh mana pemegang kendaraan bertanggung jawab atas aset yang dipinjamkan.
“Kita ingin mengetahui kondisi riil di lapangan. Setiap ASN yang diamanahkan fasilitas negara wajib memiliki rasa tanggung jawab untuk merawatnya. Ini bukan sekadar kendaraan, tapi alat penunjang pelayanan masyarakat yang dibiayai negara,” tegas Amujib di halaman Kantor Bapperida Sulbar.
Apresiasi Lewat Reward bagi ASN Disiplin
Ada yang berbeda dalam apel kali ini. Sebagai bentuk motivasi, Bapperida Sulbar memberikan penghargaan (reward) kepada ASN yang dinilai paling berdedikasi dalam merawat kendaraan dinasnya. Penghargaan ini diberikan berdasarkan kriteria kebersihan, ketertiban administrasi, dan kondisi mesin yang paling prima.
Amujib berharap pemberian reward ini memicu budaya kerja yang positif di lingkungan Bapperida. “Pembenahan internal akan terus kami lakukan secara bertahap. Kami ingin mewujudkan organisasi yang tertib administrasi, disiplin, dan berintegritas,” tambahnya.
Komitmen Reformasi Birokrasi
Penertiban aset merupakan salah satu pilar penting dalam reformasi birokrasi. Dengan pengelolaan aset yang transparan dan efisien, Bapperida Sulbar berkomitmen untuk meminimalisir pemborosan anggaran pemeliharaan akibat kelalaian penggunaan.
Melalui kegiatan ini, Bapperida Sulbar menegaskan bahwa profesionalisme ASN tidak hanya dilihat dari kinerja di meja kerja, tetapi juga dari cara mereka menjaga dan menghargai fasilitas negara yang digunakan sehari-hari. (Rls)







