Mamuju, 8enam.com.-Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam menjaga marwah kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) terus diperketat. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Barat melakukan kunjungan mendadak dan verifikasi kehadiran pegawai secara langsung di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulbar, Senin (30/3/2026).
Langkah proaktif ini dilakukan untuk memastikan setiap abdi negara menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara fisik, sekaligus memvalidasi data kehadiran digital dengan fakta di lapangan.
Pengawasan Melekat di Ruang Rapat
Proses verifikasi yang berlangsung di Ruang Rapat DPMPTSP Sulbar ini disaksikan langsung oleh Kepala DPMPTSP Sulbar, Kain Lotong Sembe. Kehadiran tim BKD menjadi instrumen penting dalam memperkuat sistem pengawasan internal serta meningkatkan profesionalisme pegawai, terutama di instansi yang menjadi wajah pelayanan investasi daerah.
Langkah ini merupakan pengejawantahan dari arahan Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Sulbar yang menempatkan akuntabilitas serta kinerja aparatur sebagai pilar utama kualitas pelayanan publik.
Komitmen Penegakan Disiplin Tanpa Kompromi
Kepala DPMPTSP Sulbar, Kain Lotong Sembe, menyambut baik langkah verifikasi langsung tersebut sebagai bagian dari evaluasi rutin kinerja stafnya. Menurutnya, kepastian kehadiran pegawai berbanding lurus dengan kualitas layanan yang diterima masyarakat dan calon investor.
“Kami mendukung penuh langkah BKD. Ini adalah bentuk komitmen bersama dalam menegakkan disiplin. Kami ingin memastikan seluruh pegawai hadir dan bekerja secara optimal, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal tanpa hambatan administratif,” tegas Kain Lotong Sembe.
Bagian dari Reformasi Birokrasi Berkelanjutan
Kain Lotong Sembe menambahkan bahwa verifikasi langsung ini juga berfungsi sebagai pengingat bagi seluruh jajaran bahwa reformasi birokrasi di lingkungan DPMPTSP Sulbar terus berjalan. Kedisiplinan bukan hanya soal jam masuk kantor, melainkan tentang integritas dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan.
Melalui sinergi antara BKD dan OPD terkait, Pemprov Sulbar optimistis dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih kompetitif dan berorientasi pada hasil, demi kemajuan pembangunan di Bumi Manakarra. (Rls)







