Mamuju, 8enam.com.-Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bergerak cepat mendukung transformasi manajemen SDM aparatur berbasis digital. Bertempat di Aula Kantor Dinas Pangan, digelar kegiatan pendampingan pemutakhiran data pada platform SIASN dan MyASN bagi seluruh aparatur di lingkup instansi tersebut, Senin (12/01/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Manajemen Talenta ASN yang tengah diperkuat oleh Pemerintah Provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM).
Data Valid: Fondasi Keadilan Karier
Plt. Kepala Dinas Pangan Sulbar, Adnan, menegaskan bahwa pemutakhiran data bukan sekadar urusan administratif, melainkan instrumen untuk menjamin keadilan dalam pengembangan karier pegawai. Data yang akurat akan menjadi dasar penilaian kinerja yang objektif dan transparan.
“Data ASN yang valid dan lengkap adalah fondasi birokrasi profesional. Tanpa data yang benar, kebijakan pengembangan karier, promosi, dan penilaian kompetensi tidak akan berjalan adil,” tegas Adnan di hadapan para peserta.
Sinergi Teknis dengan BKPSDMD
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pangan menggandeng tim teknis dari BKPSDMD Provinsi Sulawesi Barat. Pendampingan dilakukan secara intensif untuk memastikan setiap ASN mampu melakukan pengecekan mandiri dan pembaruan pada akun masing-masing, meliputi:
- Riwayat Pendidikan: Pemutakhiran gelar dan kualifikasi terbaru.
- Kepangkatan & Jabatan: Sinkronisasi data mutasi dan promosi.
- Kompetensi: Penginputan riwayat pelatihan dan sertifikasi keahlian.
- Data Pribadi: Pembersihan data ganda atau kekeliruan administratif.
Dukungan terhadap Manajemen Talenta Nasional
Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak skor indeks sistem merit di Sulawesi Barat. Dengan tersedianya profil ASN yang mutakhir dalam sistem nasional, pemerintah daerah dapat dengan mudah memetakan potensi dan talenta terbaik untuk menempati posisi-posisi strategis sesuai dengan kompetensinya.
Melalui digitalisasi data ini, Dinas Pangan Sulbar berkomitmen mewujudkan manajemen SDM yang modern, transparan, dan sepenuhnya berorientasi pada kinerja demi pelayanan publik yang lebih maksimal. (Rls)







