Mamuju, 8enam.com.-Di tengah peringatan satu tahun kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan mendiang Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM), Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menunjukkan komitmen nyatanya dalam bidang keagamaan. Sebanyak lima orang imam masjid di wilayah Kabupaten Mamuju terpilih untuk diberangkatkan menjalankan ibadah umrah ke tanah suci.
Penyerahan penghargaan ini dilakukan langsung oleh Gubernur SDK didampingi Sekprov Sulbar Junda Maulana dan Kepala Biro Pemkesra Murdanil, di sela acara Refleksi Satu Tahun SDK-JSM dan buka puasa bersama di Masjid Suada Mamuju, Jumat (20/2/2026).
Seleksi Ketat Berbasis Pengabdian
Kepala Biro Pemkesra Sulbar, Murdanil, menjelaskan bahwa pemilihan imam masjid ini dilakukan melalui seleksi yang menitikberatkan pada masa pengabdian dan usia.
“Prioritas kami adalah imam masjid skala kecamatan yang sudah lama mengabdi, berusia lanjut, dan yang terpenting adalah mereka yang betul-betul belum pernah melaksanakan ibadah haji maupun umrah sebelumnya,” kata Murdanil.
Pelayanan Tetap Prioritas di Tengah Efisiensi
Pemberangkatan umrah ini merupakan salah satu program unggulan SDK-JSM dalam memperkuat nilai spiritual dan kesejahteraan para tokoh agama. Murdanil menambahkan, meskipun saat ini Pemprov sedang melakukan efisiensi anggaran besar-besaran, pelayanan dan penghargaan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
“Untuk tahap pertama, kami berangkatkan lima orang karena keterbatasan anggaran. Ini adalah bentuk perhatian Gubernur kepada para penjaga rumah ibadah. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ungkapnya.
Daftar Imam Masjid Penerima Penghargaan Umrah 2026:
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memberikan penghargaan kepada nama-nama berikut atas dedikasi mereka dalam membina umat:
- Ismail AS (76 th) – Imam Galung, Kec. Tapalang.
- M. Amas Sulle (70 th) – Imam Simbuang, Kec. Simboro.
- Abd. Muin K (65 th) – Imam Masjid Al Ikhwan, Mamuju.
- Bahril (56 th) – Imam Lombang, Kec. Kalukku.
- Asri Rosyid (49 th) – Imam Salokayu, Kec. Papalang.
Gubernur SDK berharap, melalui program ini, para imam masjid merasa didukung dan dihargai atas pengabdian tanpa pamrih yang mereka berikan selama puluhan tahun dalam menjaga syiar Islam di desa dan kecamatan masing-masing. (Rls)







