Example 300250
DaerahMamuju

Akselerasi “Sulbar Digital”, Tiga Bidang di Dinas Kominfo Resmi Berganti Nomenklatur

×

Akselerasi “Sulbar Digital”, Tiga Bidang di Dinas Kominfo Resmi Berganti Nomenklatur

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat resmi melakukan penyesuaian nomenklatur pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (KominfoSS). Langkah ini tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 39 Tahun 2025 yang bertujuan memperkuat peran strategis perangkat daerah di era transformasi digital.

​Penyesuaian ini merupakan langkah responsif Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) dalam menyelaraskan struktur organisasi daerah dengan nomenklatur pemerintahan pusat, demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan transparan.

Penajaman Fungsi: Dari Aplikasi ke Ekosistem Digital

​Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menjelaskan bahwa perubahan nama pada tiga bidang tersebut mencerminkan penajaman tugas agar lebih relevan dengan tantangan teknologi saat ini.

​”Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan penajaman fungsi agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi komunikasi publik serta kebutuhan pelayanan berbasis data dan digital,” ujar Ridwan Djafar di ruang kerjanya, Selasa (20/01/2026).

DAFTAR PERUBAHAN NOMENKLATUR BIDANG:

Nama Bidang Lama

Nama Bidang Baru

Fokus Penguatan

Infomasi & Komunikasi Publik

Bidang Komunikasi Publik dan Media

Optimalisasi distribusi informasi melalui platform media.

Aplikasi Informatika

Bidang Teknologi Pemerintah & Ekosistem Digital

Penguatan tata kelola teknologi terintegrasi (SPBE).

Persandian

Bidang Siber dan Sandi

Perluasan fungsi keamanan informasi & sistem pengamanan.

Statistik

Tetap

Memperkuat Keamanan Siber dan Komunikasi Publik

​Perubahan signifikan terlihat pada Bidang Siber dan Sandi yang kini secara eksplisit mencakup aspek perlindungan ruang digital pemerintahan. Begitu pula dengan Bidang Teknologi Pemerintah dan Ekosistem Digital yang kini fokus pada membangun sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) yang lebih luas, bukan sekadar pembuatan aplikasi.

​Ridwan Djafar berharap, dengan struktur baru ini, Dinas KominfoSS mampu bekerja lebih efektif sebagai motor penggerak transformasi digital di Sulawesi Barat.

​“Kami ingin memberikan layanan informasi publik yang lebih terpercaya dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat di era digital ini,” pungkasnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *