Mamuju, 8enam.com.-Seiring berakhirnya masa libur dan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat resmi membuka kembali layanan multimedia bagi masyarakat umum. Fasilitas ini kembali beroperasi penuh di Gedung Layanan Perpusip Sulbar guna mendukung kebutuhan riset dan edukasi warga, Jumat (27/3/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan fasilitas publik tetap produktif dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompetitif di era digital.
Pusat Informasi Digital bagi Pelajar dan Mahasiswa
Pembukaan kembali layanan multimedia ini disambut hangat oleh para pemustaka, khususnya kalangan pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan akses perangkat komputer dan jaringan internet stabil untuk menunjang tugas akademik maupun pencarian informasi global.
Kepala Dinas Perpusip Sulbar, Mustari Mula, menjelaskan bahwa pengaktifan layanan ini adalah langkah strategis yang selaras dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dalam membangun SDM yang unggul dan berkarakter di Tanah Malaqbi.
“Layanan multimedia ini hadir untuk memberikan ruang bagi masyarakat dalam mengakses informasi digital secara mudah dan merata. Kami ingin perpustakaan bukan hanya tempat membaca buku fisik, tapi juga menjadi pusat literasi digital yang mendukung peningkatan kualitas SDM di Sulawesi Barat,” ujar Mustari Mula.
Fasilitas Lengkap dan Akses Terbuka
Layanan multimedia Perpusip Sulbar telah dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung, antara lain:
- Perangkat Komputer Modern: Tersedia untuk penggunaan riset dan administrasi pendidikan.
- Jaringan Internet Cepat: Memudahkan akses ke jurnal ilmiah dan portal berita terpercaya.
- Koleksi Digital Terintegrasi: Sinkronisasi dengan pangkalan data e-book dan arsip digital daerah.
Mendorong Literasi di Era Teknologi
Dengan kembalinya operasional layanan ini, Dinas Perpusip Sulbar berharap masyarakat dapat memanfaatkannya secara optimal untuk memperluas wawasan. Ke depan, Perpusip berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi berbasis teknologi informasi guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
Melalui fasilitas multimedia yang inklusif, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat optimis budaya literasi digital akan semakin tumbuh subur, sekaligus menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Rls)







