Example 300250
DaerahMamuju

Representasi Budaya Maritim dan Semangat Gotong Royong, Pemprov Sulbar Resmi Tetapkan Logo HUT ke-22

×

Representasi Budaya Maritim dan Semangat Gotong Royong, Pemprov Sulbar Resmi Tetapkan Logo HUT ke-22

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026 sebagai identitas visual tunggal di seluruh rangkaian perayaan hari jadi daerah. Mengusung tema “22 Tahun Mengabdi dan Berkarya Bersama Menuju Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera,” logo ini merepresentasikan perjalanan panjang pembangunan yang berpijak pada persatuan, identitas maritim, inovasi, dan keberlanjutan.

​Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa angka 22 bukan sekadar penanda usia administratif, melainkan momentum penting untuk merefleksikan capaian sekaligus memperkuat komitmen bersama menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

“Dua puluh dua tahun perjalanan Sulawesi Barat telah memberikan banyak pengalaman dan pembelajaran. Ke depan, kita harus terus bekerja, berkarya, dan berkolaborasi agar Sulawesi Barat semakin maju, mandiri, dan masyarakatnya semakin sejahtera. Pembangunan daerah harus bertumpu pada karakter lokal maritim kita, namun tetap terbuka terhadap inovasi zaman,” ujar Suhardi Duka.

​Makna dan Filosofi Elemen Logo HUT ke-22

​Sekretaris Panitia HUT ke-22, Murdanil, menguraikan detail filosofis dari setiap elemen visual yang menyusun logo resmi tersebut:

Angka 22: Melambangkan usia ke-22 Provinsi Sulawesi Barat sebagai simbol fase kematangan dalam pembangunan daerah yang terus tumbuh.

Perahu Sandeq: Representasi akar budaya bahari masyarakat Sulbar, menggambarkan karakter tangguh, berani menghadapi ombak tantangan, serta adaptif menuju kemajuan.

Tiga Tali Layar Merah: Menyimbolkan kekuatan kolaborasi dan sinergi lintas sektor—antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

Gelombang Laut: Menggambarkan karakter geografis maritim Sulbar sekaligus dinamika pembangunan yang bergerak maju secara berkesinambungan.

Tipografi Kaligrafi “Tahun”: Memberikan sentuhan modern, dinamis, dan berkelas, menandai momentum peningkatan kualitas pembangunan.

​Makna Warna

​Komposisi warna dalam logo mengandung pesan integritas dan semangat pembangunan:

Biru: Melambangkan profesionalisme, stabilitas, kepercayaan, dan komitmen pelayanan publik yang andal.

Merah: Merepresentasikan energi perjuangan, patriotisme, dan keberanian dalam berinovasi membangun daerah.

Putih: Menggambarkan ketulusan, transparansi, dan tata kelola pemerintahan yang bersih (good governance).

​Digunakan Seragam di Seluruh Media Publikasi

​Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, didampingi Ketua Panitia Habibi Azis dan Koordinator Perayaan Arianto, menegaskan bahwa logo ini wajib digunakan secara konsisten dan seragam oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, serta panitia pelaksana.

“Logo ini adalah benang merah yang menyatukan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-22. Penggunaannya harus seragam di berbagai media sosial, publikasi ruang publik, dokumen resmi, hingga dekorasi acara agar masyarakat merasakan semangat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap Sulawesi Barat,” tegas Sekda Junda Maulana.

Editor : Ammar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *