Mamuju, 8enam.com.-Maksimalkan pengawasan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dan Mamasa Tahun 2018, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulbar gelar Rapat Kerja persiapan pembentukan PPK, PPS dan tahapan pemutakhiran data pemilih Pilkada serentak di hotel D’maleo, Jum’at (13/10/2017 )
Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo menyampaikan harapannya agar Pilkada Dua Kabupaten di Sulbar tahun depan bisa lebih baik dari Pilkada sebelumnya
“Ada dua hal untuk menciptakan Pilkada yang bermartabat dan berkualitas, pertama pemutakhiran data pemilih dan kedua rekrutmen PPK/PPS juga harus lebih baik dari sebelumnya,” tutur Sulfan.
Sulfan mengungkapkan, untuk mencapai hal tersebut, sinergitas dengan pemangku kepentingan, KPU dan Disdukcapil sangatlah penting. KPU dalam menyajikan data pemilih harus akurat, dan untuk mencapai hal itu tentunya KPU harus merekrut PPK dan PPS yang berkualitas, sebab PPK dan PPSlah yang akan menjadi ujung tombak mengolah data ditingkat kecamatan dan desa
“Selain KPU, peran Disdukcapilpun sangat menentukan kualitas Pilkada tahun depan, mengingat Capil secara teknis mengurus data kependudukan, harapan kami, KPU dan Capil lebih terbuka dalam memberikan akses terkait data yang dibutuhkan Bawaslu,” kata Sulfan.
Menanggapi hal tersebut, Anggota KPU Sulbar, Nurdin Passokori mengaku akan selalu bersinergi dengan Bawaslu, KPU akan terbuka soal data, termasuk perekrutan PPK dan PPS.
“Kita harus hadir bersama menjalankan dan mengawal proses tahapan Pilkada karena kedua lembaga ini adalah penanggung jawab bersama dalam penyelenggaran pemilu,” ungkap Nurdin.
Ditempat yang sama Kabid Disdukcapil, Hammauddin mengatakan, akan terbuka terhadap permintaan data oleh Bawaslu, “Kami akan menyajikan data kependudukan dan akan mempermudah Bawaslu mendapatkan data tersebut,” ujarnya (Rls/edo)