Mamuju, 8enam.com.-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan aspek edukasi. Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) strategis guna mengoptimalkan penyampaian informasi kesehatan bagi pasien dan keluarga, Selasa (10/2/2026).
Langkah ini merupakan implementasi nyata dari Panca Daya ke-3 Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), yang menitikberatkan pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter di sektor pelayanan publik.
Edukasi Terstruktur di Rawat Jalan dan Inap
Rakor yang dihadiri oleh jajaran Kasubid Penunjang Non Medik, Pelayanan Medik, hingga Keperawatan ini fokus pada pembentukan tim pengelola yang solid. Tujuannya adalah memastikan setiap pasien, baik di layanan rawat jalan maupun rawat inap, mendapatkan edukasi kesehatan yang memadai mengenai proses penyembuhan dan pola hidup sehat.
Ketua Unit PKRS, Nurwati, menegaskan bahwa koordinasi lintas unit adalah kunci agar promosi kesehatan tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan program yang terukur dan berkesinambungan.
“Penguatan peran PKRS tidak hanya fokus pada pasien, tetapi juga meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan sebagai edukator profesional. Kita ingin informasi kesehatan tersampaikan dengan cara yang tepat dan mudah dipahami,” ujar Nurwati.
Membangun Karakter Nakes yang Empatik
Melalui penguatan fungsi PKRS, RSUD Sulbar berkomitmen mencetak tenaga kesehatan yang tidak hanya andal secara teknis medis, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan kemampuan komunikasi yang unggul. Hal ini diharapkan dapat mengubah wajah pelayanan rumah sakit menjadi lebih humanis dan bersahabat.
“Tenaga kesehatan kita didorong untuk menjadi pendamping bagi pasien. Komunikasi yang baik adalah bagian dari proses penyembuhan,” tambahnya.
Sinergi Demi Mutu Pelayanan
Dengan adanya penguatan tim pengelola ini, RSUD Provinsi Sulawesi Barat optimis dapat menghadirkan pelayanan yang lebih bermutu dan berorientasi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Sinergi seluruh unsur rumah sakit menjadi modal utama dalam mewujudkan visi Sulawesi Barat yang sehat dan berdaya saing. (Rls)







