Mamuju, 8enam.com.-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat instrumen digital untuk menarik minat investor. Tim Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP Sulbar melakukan pemantauan intensif terhadap pemanfaatan Aplikasi Potensi Investasi Regional, Selasa (10/2/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan pemetaan peluang investasi di enam kabupaten se-Sulbar tersaji secara akurat, mutakhir, dan mudah diakses oleh para calon pemodal dari dalam maupun luar negeri.
Digitalisasi Pemetaan Sektor Strategis
Pemantauan aplikasi ini difokuskan pada sinkronisasi data dari berbagai perangkat daerah teknis. Tujuannya agar seluruh potensi di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, hingga industri pengolahan dapat teridentifikasi secara detail dalam satu basis data yang terintegrasi.
“Pemanfaatan aplikasi ini harus memberikan manfaat nyata bagi perencanaan investasi daerah. Kami ingin memastikan setiap peluang terpetakan dengan baik, sehingga memudahkan pemerintah daerah dalam menarik dan memfasilitasi investor yang berkualitas,” ujar Ketua Tim Pengembangan Iklim Penanaman Modal, Satriawan Hasan Sulur.
Investasi untuk Pertumbuhan Inklusif
Satriawan menegaskan bahwa optimalisasi teknologi ini selaras dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), yakni “Sulbar Maju dan Sejahtera”. Fokusnya adalah pertumbuhan ekonomi yang inklusif, di mana investasi yang masuk harus berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui pengelolaan potensi yang lebih terarah, kita tidak hanya mencari keuntungan ekonomi semata, tetapi juga memastikan investasi yang masuk selaras dengan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan warga lokal,” tambahnya.
Memperkuat Daya Saing Daerah
Dengan data yang tersaji secara profesional di dalam aplikasi, DPMPTSP Sulbar optimis daya saing investasi daerah akan meningkat signifikan. Tim berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan teknis kepada admin di setiap OPD terkait agar pengisian data potensi tetap konsisten dan valid.
Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mentransformasi iklim investasi menuju tata kelola yang lebih transparan, modern, dan berorientasi pada masa depan. (Rls)







