Example 300250
DaerahMamuju

Bentengi Keluarga dari Radikalisme, Dinsos P3A Dan PMD Sulbar Perkuat Sinergi Bersama FKPT

×

Bentengi Keluarga dari Radikalisme, Dinsos P3A Dan PMD Sulbar Perkuat Sinergi Bersama FKPT

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat mempertegas komitmennya dalam menjaga stabilitas sosial daerah. Kepala Dinsos P3A dan PMD Sulbar, Darmawati, menggelar pertemuan strategis bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) guna membahas langkah kolaboratif menangkal paham radikalisme, Jumat (6/2/2026).

​Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya mendukung visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) dalam memperkuat ketahanan masyarakat dan perlindungan sosial di Sulawesi Barat.

Perempuan dan Anak sebagai Pilar Ketahanan

​Dalam diskusi tersebut, kedua pihak sepakat bahwa perempuan dan anak merupakan kelompok strategis dalam membangun benteng pertahanan terhadap pengaruh radikalisme. Keluarga dinilai sebagai unit terkecil yang paling efektif dalam menanamkan nilai-nilai inklusif dan toleransi.

​“Pencegahan terorisme tidak bisa dilakukan secara parsial. Perlu sinergi lintas sektor, di mana penguatan peran perempuan dan perlindungan anak menjadi fondasi utama ketahanan sosial masyarakat agar tidak mudah terpapar paham ekstremisme,” ujar Darmawati di ruang kerjanya.

Kolaborasi Pemberdayaan dan Perlindungan

​Darmawati menegaskan bahwa Dinsos P3A dan PMD Sulbar siap mengintegrasikan program-program FKPT ke dalam agenda pemberdayaan masyarakat. Fokus utamanya adalah membekali perempuan dengan kemampuan deteksi dini terhadap perubahan perilaku di lingkungan keluarga serta memastikan anak-anak terlindungi dari narasi kekerasan.

​Melalui pendekatan sosial, pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat Sulawesi Barat tidak hanya berdaya secara ekonomi, tetapi juga memiliki imunitas yang kuat terhadap ideologi yang dapat memecah belah persatuan.

Wujudkan Masyarakat Tangguh dan Inklusif

​Kunjungan FKPT ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian kolaborasi berkelanjutan, mulai dari sosialisasi di tingkat desa hingga pendampingan komunitas perempuan.

​Dengan terbangunnya kolaborasi yang solid, Dinsos P3A dan PMD Sulbar bersama FKPT optimistis dapat menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, inklusif, dan tangguh terhadap ancaman terorisme, demi keberlanjutan pembangunan di Bumi Manakarra. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *