Example 300250
DaerahMamuju

Dukung TOT PMII, Dispoparekraf Sulbar : Pemuda Harus Responsif Hadapi Arus Globalisasi

×

Dukung TOT PMII, Dispoparekraf Sulbar : Pemuda Harus Responsif Hadapi Arus Globalisasi

Sebarkan artikel ini

Mamuju, 8enam.com.-Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat mempertegas komitmennya dalam memperkuat peran pemuda sebagai pilar pembangunan. Hal ini ditegaskan Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, saat menerima silaturahmi pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IKB ST Fatimah Mamuju, Jumat (6/2/2026).

​Pertemuan tersebut membahas rencana strategis pelaksanaan Training of Trainer (TOT) bertajuk “Menjadikan Anggota yang Berjiwa Responsif di Tengah Arus Globalisasi” yang akan digelar dalam waktu dekat.

Sinergi Pembinaan Kepemudaan

​Bau Akram Dai menyambut positif inisiatif PMII dalam melakukan pengaderan secara berkelanjutan. Menurutnya, program TOT ini sangat selaras dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), yang memprioritaskan lahirnya generasi muda berkualitas dan berdaya saing tinggi.

​“Kami sangat mendukung kegiatan pengaderan seperti TOT ini. Pemuda Sulbar hari ini harus dibekali kemampuan berpikir kritis dan responsif terhadap perubahan zaman, namun tetap menjaga nilai-nilai karakter lokal kita,” ujar Bau Akram Dai di ruang kerjanya.

Pemuda Sebagai Mitra Strategis Pemerintah

​Sebagai instansi yang bertanggung jawab atas pemberdayaan pemuda, Dispoparekraf Sulbar memandang organisasi mahasiswa seperti PMII sebagai mitra strategis. Bau Akram menekankan bahwa pembinaan kepemudaan tidak bisa dilakukan secara parsial oleh pemerintah saja, melainkan butuh kolaborasi aktif dari elemen organisasi.

​“Dispoparekraf sangat terbuka untuk bersinergi. Kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan adalah kunci agar program pembinaan kita tepat sasaran dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tambahnya.

Mencetak Kader Pelatih Berkualitas

​Melalui TOT ini, PMII menargetkan lahirnya kader-kader pelatih yang memiliki kepekaan sosial dan daya adaptasi yang kuat. Pihak PMII Komisariat IKB ST Fatimah Mamuju berharap audiensi ini menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dengan Pemerintah Provinsi dalam mencetak pemimpin masa depan yang responsif terhadap dinamika global.

​Dengan dukungan ini, Pemprov Sulbar berharap organisasi kepemudaan terus menjadi kawah candradimuka bagi pemuda di Bumi Manakarra untuk mengasah kepemimpinan dan kemandirian. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *