Mamuju, 8enam.com.-Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat terus berinovasi mendekatkan layanan kepada masyarakat. Melalui UPTD Pelayanan Pajak Mamuju, layanan Samsat Keliling (Samkel) menyasar Kantor Camat Tapalang untuk melayani wajib pajak secara langsung di tingkat kecamatan, Kamis (5/2/2026).
Langkah jemput bola ini disambut antusias oleh warga setempat yang kini tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke kantor induk di pusat kabupaten hanya untuk mengurus administrasi kendaraan mereka.
Pelayanan Cepat, Mudah, dan Efisien
Kehadiran armada Samsat Keliling ini bertujuan untuk memangkas hambatan jarak dan waktu bagi masyarakat. Wajib pajak dapat melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan proses yang lebih ringkas dan transparan.
Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa mobilitas layanan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor pendapatan daerah.
“Kami ingin memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke kecamatan. Samsat Keliling ini bukan sekadar mengejar target pendapatan, tapi tentang bagaimana memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi warga dalam menunaikan kewajibannya,” ujar Abdul Wahab.
Sinergi demi Keamanan dan Ketertiban
Dalam pelaksanaannya di Tapalang, UPTD Pelayanan Pajak Mamuju menggandeng Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat. Kolaborasi ini memastikan bahwa setiap proses pelayanan tetap berpijak pada regulasi kepolisian dan memberikan jaminan keamanan data bagi wajib pajak.
Langkah ini juga selaras dengan visi Panca Daya Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yang menekankan pada pemerataan pelayanan dasar yang berkualitas di seluruh wilayah Sulawesi Barat.
Membangun Kesadaran Pajak Sejak Dini
Bapenda Sulbar berharap melalui kemudahan akses ini, kesadaran masyarakat Tapalang dan sekitarnya untuk membayar pajak tepat waktu akan semakin meningkat. Pajak yang dibayarkan oleh masyarakat nantinya akan dikembalikan dalam bentuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang lebih baik di Bumi Manakarra.
“Dengan layanan yang lebih dekat, mudah, dan responsif, kami optimis kepatuhan wajib pajak akan terus membaik. Masyarakat senang karena praktis, daerah pun terbantu untuk pembangunan,” pungkasnya. (Rls)







