Mamuju, 8enam.com.-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Barat terus mematangkan strategi promosi untuk mendongkrak realisasi investasi tahun 2026. Sebagai langkah konkret, DPMPTSP kini tengah menyiapkan distribusi buku “Top Investment 2025” sebagai panduan utama bagi para calon investor, Rabu (04/02/2026).
Langkah ini merupakan perwujudan visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam membangun iklim investasi yang transparan, profesional, dan berdaya saing tinggi di Bumi Manakarra.
Instrumen Strategis Promosi Daerah
Buku Top Investment 2025 disusun sebagai referensi komprehensif yang memuat pemetaan peluang investasi di sektor-sektor unggulan Sulawesi Barat. Dokumen ini dirancang untuk memberikan gambaran jelas mengenai kondusifitas wilayah bagi para pemangku kepentingan dan mitra strategis, baik di tingkat regional maupun nasional.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMPTSP Sulbar, Amir, menegaskan bahwa buku ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan kemudahan akses informasi bagi dunia usaha.
“Buku Top Investment 2025 menjadi instrumen penting untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah secara lebih sistematis dan profesional. Ini langkah nyata kami memperkuat kepercayaan investor demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Amir.
Berbasis Data dan Relevan dengan Pasar
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pengembangan Iklim Penanaman Modal, Satriawan Hasan Sulur, menjelaskan bahwa materi yang disajikan dalam buku tersebut telah melalui proses kurasi data yang matang. Tim memastikan setiap informasi yang ada tidak hanya sekadar data, tetapi memiliki daya tarik komersial.
“Kami memastikan setiap informasi dalam Top Investment 2025 relevan, aktual, dan memiliki nilai jual investasi yang kuat. Harapannya, buku ini menjadi jembatan efektif antara potensi yang dimiliki daerah dengan kebutuhan para pemilik modal,” kata Satriawan.
Menuju Pertumbuhan Ekonomi Inklusif
Melalui penyebarluasan informasi yang terukur, DPMPTSP Sulbar optimis dapat memperluas jangkauan promosi investasi ke berbagai lini. Dengan masuknya investasi baru, diharapkan akan tercipta lapangan kerja yang lebih luas serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi seluruh masyarakat Sulawesi Barat. (Rls)







