LMamuju, 8enam.com.-Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat menyerukan kepada seluruh pemerintah kabupaten hingga perangkat desa untuk bergerak lebih cepat dalam mengusulkan warganya sebagai penerima Program Listrik Gratis. Hingga akhir Januari 2026, tercatat baru sekitar 150 desa dari total 650 desa/kelurahan di Sulbar yang telah menyetorkan data usulan.
Langkah jemput bola ini merupakan upaya nyata dalam mendukung visi Gubernur Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM) untuk menuntaskan angka kemiskinan dan meningkatkan standar hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar energi.
Kejar Target 100 Persen Elektrifikasi
Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Sulbar, Qamaruddin Kamil, mengungkapkan bahwa saat ini rasio elektrifikasi PLN di Sulbar sudah mencapai 90,97 persen. Namun, masih ada sekitar 9 persen atau 36.000 rumah tangga yang belum memiliki kWh meter sendiri.
”Kami telah menerima lebih dari 17.000 usulan, namun itu baru berasal dari 23 persen desa yang ada. Sebagian besar desa lainnya belum menyampaikan usulan. Kami berharap para Kepala Desa tidak ragu untuk segera mengirimkan data masyarakat kurang mampu di wilayahnya agar bantuan ini tepat sasaran,” ujar Qamaruddin saat menerima kunjungan Sekdes Binanga Majene, Kamis (29/01/2026).
Hapus Praktik ‘Cantol’ Listrik Tetangga
Program Listrik Gratis yang bersumber dari APBD ini difokuskan bagi warga yang selama ini masih bergantung pada sambungan listrik dari rumah tetangga atau sumber alternatif non-PLN yang belum stabil. Listrik dinilai bukan sekadar penerangan, melainkan indikator krusial dalam menaikkan status sosial dan kualitas ekonomi masyarakat.
Secara terpisah, Kepala Dinas ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan, menekankan pentingnya sinkronisasi data berjenjang. “Data dari desa adalah kunci. Kami butuh data yang valid agar tidak ada tumpang tindih dan bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan,” tegasnya.
Komitmen Berkelanjutan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen menjadikan program ini sebagai agenda rutin tahunan yang tertuang dalam RPJMD. Dengan partisipasi aktif dari pemerintah desa dalam pemutakhiran data, target Sulawesi Barat menjadi provinsi terang benderang dengan akses listrik mandiri bagi setiap rumah tangga optimis dapat segera terwujud. (Rls)






